Panduan Lengkap Budidaya Ikan Lele di Kolam Terpal untuk Pemula
Panduan Budidaya Ikan Lele di Kolam Terpal

KOMPAS.com - Pasarnya yang luas dan peminatnya yang tinggi menjadikan ikan lele sebagai salah satu komoditas perikanan paling populer untuk dibudidayakan. Menariknya, budidaya ikan lele kini tidak lagi harus menggunakan kolam tanah yang membutuhkan lahan luas.

Keunggulan Kolam Terpal untuk Budidaya Lele

Dilansir dari laman Cybex Kementerian Pertanian RI, ada metode yang lebih praktis dan efektif, yaitu memanfaatkan kolam terpal. Metode ini sangat cocok diterapkan di lahan terbatas. Dengan kolam terpal, Anda bisa memulai budidaya lele di halaman rumah, garasi, atau bahkan di atap bangunan.

Langkah-Langkah Budidaya Lele di Kolam Terpal

Bagi Anda yang tertarik untuk memulai budidaya ikan lele di kolam terpal, berikut adalah panduan langkah dan hal penting yang wajib diperhatikan:

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram
  1. Persiapan Kolam Terpal: Pilih terpal yang berkualitas dan buat rangka kolam dari bambu atau kayu. Pastikan kolam memiliki ukuran yang sesuai dengan jumlah bibit yang akan ditebar.
  2. Pengisian Air: Isi kolam dengan air bersih setinggi 30-40 cm. Diamkan selama 3-5 hari untuk menetralkan suhu dan pH air.
  3. Penebaran Bibit: Pilih bibit lele yang sehat dan berukuran seragam. Tebar bibit dengan kepadatan 100-200 ekor per meter persegi.
  4. Pemberian Pakan: Beri pakan pelet dengan kandungan protein 30-40%. Frekuensi pemberian pakan 3-4 kali sehari dengan dosis 3-5% dari bobot tubuh ikan.
  5. Perawatan dan Pengelolaan Air: Lakukan penggantian air secara berkala setiap 7-10 hari sebanyak 20-30% volume air. Pantau kualitas air dan kesehatan ikan secara rutin.

Dengan mengikuti panduan ini, Anda dapat memulai budidaya ikan lele di kolam terpal dengan lebih percaya diri. Metode ini tidak hanya menghemat lahan, tetapi juga memudahkan pengelolaan dan perawatan.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga