Menkop Tinjau Progres 83.000 Gerai Kopdes Merah Putih di Agrinas
Menkop Tinjau Progres 83.000 Gerai Kopdes Merah Putih

Menkop Kunjungi Agrinas, Bahas Percepatan Kopdes Merah Putih

Menteri Koperasi (Menkop), Ferry Juliantono, melakukan kunjungan kerja ke kantor PT Agrinas Pangan Nusantara di Jakarta pada Senin (16/3/2026). Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau perkembangan pembangunan fisik 83.000 gerai Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih serta membahas rencana operasionalnya.

Koordinasi Intensif untuk Efektivitas Bisnis

Dalam pertemuan dengan Direktur Utama Agrinas, Joao Angelo De Sousa Mota, Ferry menyatakan bahwa Kementerian Koperasi (Kemenkop) dan Agrinas sepakat untuk terus melakukan koordinasi intensif. Tujuannya adalah mempercepat penyelesaian pembangunan koperasi dan memastikan model bisnis berjalan efektif. Ferry menambahkan, pemerintah akan menggelar sejumlah rapat lanjutan untuk mematangkan berbagai aspek operasional, termasuk penguatan sistem distribusi, pengelolaan operasional, dan integrasi ekosistem logistik pangan.

"Kita optimistis. Setelah sebarannya jelas, kita akan intensifkan rapat-rapat bersama antara Kementerian Koperasi dan Agrinas untuk memastikan implementasinya berjalan dengan baik," ujar Ferry.

Apresiasi dan Penekanan pada Verifikasi

Ferry mengapresiasi langkah Agrinas dalam perkembangan pembangunan fisik gerai Kopdes Merah Putih. Namun, dia menekankan pentingnya proses verifikasi dan validasi sebelum operasional penuh dimulai. Ferry juga menyoroti perlunya standar baku untuk unit usaha seperti gerai obat dan klinik agar memiliki kualitas layanan yang konsisten. Dia menyebut perlu aturan mengenai integrasi Kopdes Merah Putih dengan Toko Rakyat Serba Ada (TORASERA) sebagai model bisnis hub dan gregator.

Target Percepatan dan Progres Pembangunan

Ferry mengarahkan agar Agrinas dapat mengambil langkah strategis terkait proses percepatan pembangunan fisik gerai Kopdes Merah Putih. "Jika kita bisa mempercepat proses pengerjaan di lahan-lahan baru, kita optimis progres signifikan akan terlihat pada bulan September mendatang," terang Menkop.

Selain meninjau, Ferry juga melihat langsung fasilitas command center milik Agrinas yang digunakan untuk memantau perkembangan proyek secara terintegrasi. Fasilitas tersebut diharapkan dapat memperkuat pengawasan serta mempercepat pengambilan keputusan dalam pengelolaan jaringan koperasi.

Laporan Progres dari Agrinas

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota, melaporkan bahwa saat ini tengah dilakukan pembangunan fisik gerai Kopdes Merah Putih sebanyak 32.660 unit. Sementara itu, ada sebanyak 2.700 unit gerai fisik Kopdes Merah Putih yang pembangunannya telah rampung 100 persen.

"Dan kita terus berprogres dan kita berharap sampai akhir April ini kita sudah bisa lebih dari 20.000, sudah 100 persen selesai," kata Joao.

Adopsi Standar Internasional dan Digitalisasi

Joao melaporkan proyek Kopdes Merah Putih akan mengadopsi standar pengelolaan profesional yang terinspirasi dari keberhasilan koperasi di Spanyol dan Singapura. Fokus utamanya adalah digitalisasi dan transparansi pengelolaan secara terpusat untuk membangun skala nasional. Seluruh infrastruktur pendukung, mulai dari sistem transaksi komputer, alat pemindai (scanning), hingga fasilitas kenyamanan seperti AC, CCTV, serta perangkat keamanan (APAR dan genset), diklaim telah siap.

"Meski bertransformasi menjadi ritel modern, esensi koperasi melalui prinsip one man one vote tetap menjadi landasan utama," ujar Joao.

Kunjungan ini menandai komitmen pemerintah dalam mendorong pemberdayaan ekonomi melalui koperasi, dengan harapan Kopdes Merah Putih dapat beroperasi secara optimal dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.