Pasar Wergu Wetan Kudus Ramai Jelang Lebaran, Sambut Kunjungan Menteri Perdagangan
Pasar Kudus Ramai Jelang Lebaran Sambut Menteri Perdagangan

KUDUS - Suasana di Pasar Baru Wergu Wetan, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, pagi itu begitu hidup dan penuh semangat. Aktivitas perdagangan berlangsung sangat ramai, menandai puncak persiapan masyarakat menyambut hari raya Idul Fitri. Para pedagang dengan cekatan melayani pembeli yang datang silih berganti, sementara pengunjung pasar terus mengalir menyusuri setiap lorong yang dipenuhi lapak berbagai kebutuhan pokok.

Puncak Aktivitas Perdagangan Jelang Lebaran

Memasuki hari ke-22 bulan Ramadhan pada Kamis, 12 Maret 2026, geliat ekonomi di pasar tradisional ini terasa semakin menguat. Warga terlihat antusias berburu berbagai bahan pangan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan persiapan Lebaran. Mulai dari sayur-mayur segar, daging sapi dan ayam, hingga aneka bumbu dapur dan rempah-rempah menjadi incaran utama para pembeli.

"Ini memang puncak ramainya pasar menjelang Lebaran," ujar salah seorang pedagang sayur yang enggan disebutkan namanya. "Sejak pagi, pembeli sudah berdatangan untuk membeli kebutuhan pokok. Kami harus ekstra melayani karena permintaan meningkat signifikan."

Kedatangan Tamu Istimewa dari Pemerintah Pusat

Yang membuat suasana di Pasar Wergu Wetan kali ini berbeda adalah pemasangan sebuah baliho berukuran besar di bagian depan area pasar. Baliho dengan dimensi sekitar 1,5 meter kali 3 meter tersebut bertuliskan kalimat penyambutan: "Selamat Datang Menteri Perdagangan Bapak Dr. Budi Santoso, M.Si".

Kehadiran baliho penyambutan ini menandakan akan adanya kunjungan kerja pejabat tinggi Kementerian Perdagangan ke pasar tradisional di Kudus. Kunjungan tersebut diyakini terkait dengan pemantauan ketersediaan dan harga bahan pokok menjelang momen Lebaran, yang selalu menjadi perhatian khusus pemerintah.

Beberapa pedagang mengaku telah mendapat informasi mengenai rencana kunjungan menteri tersebut. "Kami sudah diinformasikan bahwa akan ada kunjungan dari menteri untuk melihat langsung kondisi pasar," tutur seorang pedagang daging. "Ini kesempatan baik untuk menyampaikan aspirasi kami langsung kepada pemerintah."

Dampak Positif bagi Perekonomian Lokal

Aktivitas perdagangan yang meningkat di Pasar Wergu Wetan tidak hanya menguntungkan para pedagang, tetapi juga memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat sekitar. Beberapa dampak yang terlihat antara lain:

  • Peningkatan omzet penjualan para pedagang bahan pokok mencapai 30-40% dibanding hari biasa
  • Penyerapan tenaga kerja tambahan untuk membantu melayani pembeli yang membludak
  • Pergerakan ekonomi yang lebih dinamis di sektor ritel dan jasa pendukung
  • Stabilitas harga bahan pokok yang tetap terjaga meski permintaan tinggi

Kunjungan Menteri Perdagangan Budi Santoso diharapkan dapat memberikan perhatian lebih terhadap pasar-pasar tradisional di daerah, khususnya dalam menghadapi momen-momen penting seperti Ramadhan dan Lebaran. Pasar tradisional seperti Wergu Wetan tetap menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat menengah ke bawah dan perlu terus mendapatkan dukungan pemerintah.