Harga Emas Hari Ini 22 Februari 2026: Antam, Galeri24, dan UBS Tetap Stabil
Harga Emas 22 Februari 2026: Antam, Galeri24, UBS Stabil

Harga Emas Hari Ini 22 Februari 2026: Antam, Galeri24, dan UBS Tetap Stabil

Setiap hari, harga emas di pasar domestik mengalami fluktuasi yang dipengaruhi oleh berbagai faktor ekonomi global dan lokal. Namun, pada hari ini, Minggu 22 Februari 2026, harga emas menunjukkan tren yang relatif stabil atau tidak mengalami perubahan signifikan dibandingkan hari sebelumnya. Data resmi yang dirilis oleh Sahabat Pegadaian dan Logam Mulia pada pagi ini mengonfirmasi bahwa harga emas untuk produk-produk utama seperti Antam, Galeri24, dan UBS masih tercatat sama dengan harga pada Sabtu 21 Februari 2025, menandakan periode kestabilan sementara di pasar logam mulia.

Detail Harga Emas per Gram

Berikut adalah rincian harga jual emas per gram untuk ketiga produk tersebut berdasarkan data terkini:

  • Emas Galeri24: Harga jualnya berada di angka Rp 3.047.000 per gram. Meskipun stabil hari ini, harga ini menunjukkan kenaikan dibandingkan dengan harga pada hari sebelumnya, yang mencerminkan sedikit tekanan naik dalam permintaan atau faktor pasar lainnya.
  • Emas UBS: Dijual dengan harga Rp 3.061.000 per gram. Harga ini juga tetap tidak berubah dari Sabtu, namun posisinya di atas Rp 3 juta per gram mengindikasikan daya tarik investasi yang masih kuat di kalangan masyarakat.
  • Emas Antam: Sama-sama bertahan di atas level psikologis Rp 3 juta per gram, dengan harga jual sebesar Rp 3.012.000 per gram. Kestabilan harga Antam ini sering kali menjadi acuan bagi banyak investor dan konsumen dalam mengambil keputusan pembelian atau penjualan emas.

Secara keseluruhan, harga emas hari ini di ketiga produk tersebut masih berada di kisaran di atas Rp 3 juta per gram, sebuah level yang telah menjadi patokan dalam beberapa waktu terakhir. Kestabilan ini dapat dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti nilai tukar rupiah, kebijakan moneter global, atau sentimen pasar yang sedang menunggu perkembangan ekonomi lebih lanjut. Bagi para investor, periode stabil seperti ini bisa menjadi momen untuk mengevaluasi portofolio atau mempertimbangkan strategi investasi jangka panjang dalam logam mulia.