KOMPAS.com – Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) merilis survei terbaru yang mengungkapkan bahwa Generasi Milenial menjadi kelompok yang paling dominan dalam penggunaan pinjaman online (pinjol) pada tahun 2026. Temuan ini didasarkan pada Survei Penetrasi Internet dan Perilaku Penggunaan Internet 2026 yang dilaksanakan sejak 1 Februari hingga 15 Maret 2026.
Metodologi Survei
Survei tersebut melibatkan sebanyak 8.700 responden yang tersebar secara proporsional di 38 provinsi di seluruh Indonesia. Jumlah responden yang besar dan cakupan wilayah yang luas memberikan gambaran representatif tentang perilaku penggunaan pinjol di kalangan masyarakat Indonesia.
Perbandingan Antar Generasi
Data survei menunjukkan bahwa Gen Milenial, yang lahir antara tahun 1981 hingga 1996, menduduki peringkat teratas dalam hal frekuensi dan volume penggunaan pinjaman online. Dibandingkan dengan generasi lainnya seperti Gen Z, Gen X, dan Baby Boomers, milenial tercatat paling aktif memanfaatkan layanan pinjol untuk berbagai kebutuhan, mulai dari konsumsi harian hingga modal usaha kecil.
Faktor utama yang mendorong tingginya adopsi pinjol di kalangan milenial antara lain kemudahan akses melalui aplikasi digital, proses pencairan yang cepat, serta minimnya persyaratan agunan. Selain itu, literasi keuangan yang masih terbatas dan gaya hidup konsumtif juga turut berkontribusi terhadap tren ini.
APJII mengingatkan agar masyarakat, terutama generasi milenial, lebih bijak dalam menggunakan pinjaman online. Penggunaan pinjol yang tidak terkendali dapat berujung pada jeratan utang dan masalah keuangan jangka panjang. Oleh karena itu, edukasi mengenai manajemen keuangan dan risiko pinjol perlu terus digalakkan.



