Gojek resmi menerapkan kebijakan baru yang membebankan biaya pembatalan sebesar Rp3.000 kepada penumpang yang membatalkan pesanan secara mendadak. Kebijakan ini mulai berlaku untuk seluruh layanan GoCar, dengan pengecualian pada layanan GoCar Instan dan GoCar Rental.
Alasan Penerapan Biaya Pembatalan
Kebijakan ini diambil untuk mendukung para mitra driver yang kerap mengalami pembatalan mendadak dari pelanggan. Dalam pernyataan resmi yang dilansir pada Sabtu (27/6/2026), Gojek menyatakan, "Gojek senantiasa berusaha memberikan kenyamanan tidak hanya untuk pelanggan namun juga untuk mitra driver dalam setiap perjalanan." Perusahaan juga ingin menciptakan ekosistem yang adil bagi semua pihak, baik pelanggan maupun driver.
Rincian Biaya dan Pengecualian
Biaya pembatalan sebesar Rp3.000 akan dikenakan per transaksi untuk semua layanan GoCar, kecuali GoCar Instan dan GoCar Rental. Dengan demikian, pelanggan yang menggunakan layanan GoCar reguler dan membatalkan pesanan setelah driver menerima order akan dikenakan biaya tersebut. Kebijakan ini diharapkan dapat mengurangi angka pembatalan sepihak yang merugikan driver.
Dampak bagi Pelanggan dan Driver
Bagi pelanggan, kebijakan ini memberikan konsekuensi finansial jika mereka membatalkan pesanan tanpa alasan yang jelas. Sementara itu, bagi driver, kebijakan ini memberikan kompensasi atas waktu dan tenaga yang telah dikeluarkan untuk menuju lokasi penjemputan. Gojek berharap langkah ini dapat meningkatkan rasa keadilan dan mengurangi frustrasi di kalangan mitra driver.
Kebijakan ini merupakan bagian dari upaya Gojek untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan menjaga keseimbangan antara kepentingan pelanggan dan mitra driver. Perusahaan akan terus memantau implementasi kebijakan ini dan melakukan penyesuaian jika diperlukan.



