Taman Bendera Pusaka Jakarta Akan Beroperasi 24 Jam dengan 127 CCTV
Taman Bendera Pusaka Jakarta Buka 24 Jam, Dilengkapi 127 CCTV

Taman Bendera Pusaka Jakarta Siap Beroperasi 24 Jam dengan Pengawasan Ketat

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana membuka Taman Bendera Pusaka yang terletak di Jakarta Selatan selama 24 jam penuh setiap hari. Untuk mendukung operasional taman yang berjalan sepanjang waktu tersebut, pihak pemprov telah memasang sebanyak 127 unit kamera pengawas atau CCTV di berbagai sudut kawasan taman.

Progres Pembangunan Taman Capai 92 Persen

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyampaikan rencana tersebut usai meninjau langsung progres pembangunan Taman Bendera Pusaka pada Jumat, 13 Februari 2026. Saat ini, pembangunan taman telah mencapai 92 persen penyelesaian dan ditargetkan akan rampung sepenuhnya pada bulan Maret 2026.

"Nanti taman ini akan beroperasi 24 jam. Saya sudah minta agar sistem pencahayaan, terutama di area pepohonan, dibuat lebih indah dan terang," ujar Pramono Anung. Ia menekankan bahwa taman dirancang sebagai ruang terbuka publik yang dapat diakses oleh warga kapan saja, sehingga aspek keamanan dan penerangan menjadi prioritas utama.

127 CCTV Dipasang untuk Pantau Seluruh Area

Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta, Fajar Sauri, memberikan penjelasan lebih rinci mengenai sistem pengawasan di taman. Menurutnya, pemantauan keamanan akan diperkuat dengan ratusan kamera CCTV yang tersebar di berbagai titik strategis.

"Total ada 127 CCTV yang akan terpasang di taman ini. Dengan demikian, seluruh tempat dapat dipantau secara menyeluruh dan tidak ada lagi area yang tidak terlihat," jelas Fajar Sauri. Langkah ini diambil untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pengunjung yang datang kapan pun, termasuk pada malam hari.

Fasilitas Lengkap dan Pengaturan Aktivitas

Taman Bendera Pusaka nantinya akan memiliki luas terintegrasi sekitar 5,6 hektare dengan berbagai fasilitas pendukung, antara lain:

  • Jalur jogging sepanjang 1,2 kilometer
  • Area playground untuk anak-anak
  • Lapangan olahraga multifungsi yang dapat digunakan untuk padel, basket, dan bulu tangkis

Selain itu, Pemprov DKI juga menyiapkan pengaturan aktivitas di dalam taman, termasuk penataan zona UMKM. Pedagang yang diperbolehkan berjualan akan melalui proses kurasi oleh Jakarta Experience Board (JxB) untuk menjaga kualitas dan ketertiban kawasan.

Parkir Gratis dan Kapasitas Terbatas

Untuk mendukung kenyamanan pengunjung, pihak pengelola menyediakan area parkir di dalam taman dengan kapasitas yang terbatas. Kepala Dinas Pertamanan menegaskan bahwa parkir di Taman Bendera Pusaka akan gratis bagi semua pengunjung.

"Kami menyediakan parkir di dalam taman, meskipun jumlah tempatnya terbatas. Beberapa lokasi akan dialokasikan sebagai area parkir. Yang pasti, parkir di taman ini tidak dipungut biaya," imbuh Fajar Sauri. Kebijakan ini bertujuan untuk mencegah praktik pungutan liar yang kerap terjadi di sekitar lokasi taman.

Dengan berbagai persiapan tersebut, Taman Bendera Pusaka diharapkan dapat menjadi destinasi ruang terbuka hijau yang aman, nyaman, dan dapat dinikmati oleh masyarakat Jakarta kapan saja.