Planetarium Jakarta Siapkan Sistem Tiket Baru dan Tayangan Tematik Jelang Libur Lebaran
Planetarium Jakarta Siapkan Tiket Baru & Tayangan Tematik Lebaran

Planetarium Jakarta Siapkan Pembaruan Layanan Jelang Libur Lebaran 2026

Jakarta - Menjelang libur Lebaran 2026, pengelola Planetarium Jakarta di Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, menyiapkan sejumlah inovasi layanan untuk meningkatkan pengalaman pengunjung. Pembaruan ini mencakup penambahan sistem tiket yang lebih efisien dan variasi tayangan tematik yang beragam, sebagai respons terhadap antusiasme masyarakat yang tinggi sejak pembukaan kembali fasilitas edukasi astronomi ini.

Strategi Antisipasi Lonjakan Pengunjung

Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Jakpro), Iwan Takwin, mengungkapkan bahwa pihaknya telah merancang strategi khusus untuk mengantisipasi peningkatan jumlah pengunjung selama masa liburan Lebaran. "Apalagi menjelang liburan Lebaran ini, setelah masa promo tiga bulan, kami akan menghadirkan sesuatu yang baru," kata Iwan dalam keterangannya pada Sabtu, 7 Maret 2026.

Ia menekankan bahwa pembaruan ini bertujuan untuk memastikan kenyamanan dan kepuasan pengunjung, sekaligus memitigasi masalah yang sempat muncul sebelumnya, seperti antrean panjang dan keterbatasan tiket.

Variasi Tayangan Tematik dan Konsep Bioskop

Salah satu perubahan signifikan adalah diversifikasi tayangan di Planetarium. "Kalau kemarin teman-teman hanya melihat satu tayangan saja dari sesi satu sampai empat. Ke depan nanti setiap sesi akan beda tematiknya," jelas Iwan. Dengan konsep ini, pengunjung dapat menonton lebih dari satu sesi dalam sehari karena materi tayangannya berbeda-beda.

Format pertunjukan juga akan dirancang menyerupai pengalaman menonton di bioskop, seperti di jaringan XXI atau CGV. "Jadi memungkinkan warga menonton sehari dua kali atau kembali lagi karena formatnya akan dikemas seperti bioskop-bioskop yang biasa ditonton," tambahnya. Hal ini diharapkan dapat menarik minat lebih banyak kalangan, termasuk keluarga dan pelajar.

Sistem Tiket Multi-Titik dan Opsi Offline

Untuk mengatasi masalah antrean, Planetarium Jakarta akan menerapkan sistem tiket dengan beberapa titik penjualan. "Nanti sistem tiketnya tidak cuma dari satu titik saja. Akan ada beberapa fasilitas atau sistem tiket yang bisa mendukung, jadi tidak menumpuk di satu tempat," ujar Iwan.

Selain itu, Jakpro menyiapkan opsi pembelian tiket secara luring (offline) di lokasi. Langkah ini diambil untuk memitigasi persoalan pembelian tiket yang sempat menjadi sorotan publik sebelumnya. "Penjualan tiket offline juga kami siapkan di sini sehingga bisa memitigasi isu-isu kemarin terkait Planetarium," jelasnya.

Interaktivitas untuk Edukasi Astronomi

Tak hanya pembaruan teknis, konsep pertunjukan juga akan dibuat lebih interaktif, khususnya untuk menarik minat anak-anak dan pelajar. "Ke depan akan ada interaksi-interaksi sehingga bagi anak-anak atau pelajar bisa lebih meningkatkan rasa ingin tahunya," imbuh Iwan.

Pendekatan ini diharapkan dapat mendorong pembelajaran ilmu astronomi dengan cara yang lebih menyenangkan dan mudah dipahami, sekaligus memperkuat peran Planetarium sebagai pusat edukasi sains di ibu kota.

Dengan berbagai pembaruan ini, Planetarium Jakarta siap menyambut libur Lebaran 2026 dengan layanan yang lebih baik, efisien, dan menghibur bagi seluruh pengunjung dari berbagai usia.