Penonton Piala Dunia 2026 Keluhkan Budaya Tip di AS
Penonton Piala Dunia 2026 Keluhkan Budaya Tip di AS

Gelaran Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat (AS) menyuguhkan keseruan di lapangan, namun juga melahirkan keluhan dari penonton asing. Banyak penonton yang datang untuk mendukung negaranya mengeluhkan budaya memberi tip di AS. Mereka mengaku terkejut dan keberatan karena harus mengeluarkan biaya ekstra yang besar, bahkan hanya untuk membeli minuman.

Keluhan Penonton Asing

Para penonton asing merasa bahwa budaya tip di AS sangat berbeda dengan negara asal mereka. Di beberapa negara, tip tidak diwajibkan atau sudah termasuk dalam harga. Namun di AS, tip menjadi kewajiban yang tidak tertulis dan seringkali besarannya mencapai 15-20 persen dari total tagihan. Hal ini membuat pengeluaran mereka membengkak selama berada di AS.

Seorang penonton asal Inggris, misalnya, mengatakan bahwa ia harus membayar tip sebesar 5 dolar AS hanya untuk segelas bir. "Saya tidak terbiasa dengan ini. Di Inggris, tip tidak diharapkan seperti ini," ujarnya.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Penyebab Budaya Tip

Budaya memberi tip di AS ternyata dipengaruhi oleh sistem pemberian upah atau gaji yang diterapkan. Banyak pekerja di sektor jasa, seperti pelayan restoran dan bartender, menerima upah dasar yang sangat rendah. Mereka sangat bergantung pada tip untuk memenuhi kebutuhan hidup. Hal ini mendorong adanya harapan agar pelanggan memberikan tip yang besar.

Menurut data, upah minimum federal untuk pekerja yang menerima tip hanya sekitar 2,13 dolar AS per jam, jauh di bawah upah minimum reguler. Meskipun beberapa negara bagian memiliki aturan yang lebih baik, praktik ini masih umum terjadi.

Dampak pada Penonton

Keluhan ini menjadi perhatian bagi penyelenggara Piala Dunia 2026. Penonton asing yang tidak terbiasa dengan budaya tip mungkin akan merasa tidak nyaman dan terbebani. Hal ini bisa mempengaruhi pengalaman mereka selama menonton pertandingan.

Beberapa penonton bahkan memilih untuk membawa makanan dan minuman sendiri untuk menghindari biaya tip. Namun, kebijakan di stadion seringkali melarang hal tersebut. Penyelenggara diharapkan dapat memberikan informasi yang jelas tentang budaya tip kepada penonton asing agar mereka dapat mempersiapkan diri.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga