Libur Panjang, LRT Jabodebek Tambah Layanan Jadi 270 Perjalanan per Hari
LRT Jabodebek Tambah 270 Perjalanan per Hari Saat Libur Panjang

LRT Jabodebek mengoperasikan 270 perjalanan per hari selama libur panjang 1 hingga 3 Mei guna mengakomodasi peningkatan mobilitas masyarakat dan memastikan layanan transportasi publik tetap optimal dan lancar.

Peningkatan Layanan Selama Libur Panjang

Manager of Public Relation LRT Jabodebek Radhitya Mardika menyatakan bahwa pada libur panjang akhir pekan 1–3 Mei 2026, KAI mengoptimalkan layanan LRT Jabodebek dengan mengoperasikan 270 perjalanan per hari. Langkah ini diambil untuk mendukung mobilitas masyarakat yang diperkirakan meningkat selama periode liburan.

Dengan jaringan yang terhubung ke berbagai kawasan strategis di Jabodebek, transportasi ini menjadi solusi publik yang efisien bagi masyarakat untuk mengakses pusat perkantoran, pusat perbelanjaan, kawasan hunian, hingga titik-titik rekreasi. LRT Jabodebek juga terintegrasi dengan moda lain seperti KRL Commuter Line, KA Bandara, kereta cepat Whoosh, MRT, TransJakarta, dan layanan feeder lainnya.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Keunggulan Menggunakan LRT Jabodebek

Menurut Radhitya, momentum libur panjang menjadi waktu yang tepat bagi masyarakat untuk menggunakan transportasi publik yang lebih efisien dan andal. Pada periode libur panjang, transportasi menggunakan LRT Jabodebek menawarkan keunggulan dari sisi efisiensi waktu dan kenyamanan karena bebas dari kemacetan. Dengan sistem perjalanan yang terjadwal dan terpantau, masyarakat dapat bepergian dengan lebih pasti.

Data Pengguna LRT Jabodebek

Berdasarkan data per Jumat (1/5), jumlah pengguna LRT Jabodebek tercatat sebanyak 45.077 pengguna. Adapun stasiun dengan jumlah pengguna tertinggi yakni Dukuh Atas 7.840 pengguna; Harjamukti 5.338 pengguna; Cikoko (4.718); Bekasi Barat (3.845); Jati Mulya (3.160); TMII (2.204); dan Kampung Rambutan 933 pengguna.

Sementara itu, pada Sabtu (2/5) hingga pukul 14.00 WIB, tercatat sebanyak 22.201 pengguna. Stasiun dengan jumlah pengguna tertinggi didominasi Harjamukti 3.254 pengguna; Jati Mulya (2.000); Cikoko (1.888); Dukuh Atas (1.863); Bekasi Barat (1.654); Cikunir 1 (1.652); dan TMII 901 pengguna. Hal ini mencerminkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap transportasi LRT Jabodebek yang efisien, terjangkau, dan memiliki kepastian waktu tempuh.

Tarif Terjangkau

LRT Jabodebek menawarkan tarif yang terjangkau dengan tarif maksimal Rp10.000, sehingga menjadi pilihan ekonomis bagi masyarakat dalam merencanakan perjalanan selama libur panjang.

Imbauan untuk Pengguna

Di tengah peningkatan mobilitas, KAI mengimbau seluruh pengguna LRT Jabodebek untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan bersama selama perjalanan. Pengguna diminta memprioritaskan tempat duduk bagi ibu hamil, ibu menyusui, pengguna dengan balita, lansia, dan penyandang disabilitas; tidak makan dan minum selama berada di dalam kereta maupun area stasiun; tidak berbicara dengan suara keras serta tidak menyalakan perangkat elektronik dengan volume tinggi; pengguna diimbau menggunakan earphone. Selain itu, tidak membawa barang yang dilarang seperti makanan berbau menyengat, senjata tajam, hewan, dan barang lainnya yang dapat mengganggu kenyamanan pengguna.

Kesiapan Operasional

KAI juga memastikan kesiapan operasional LRT Jabodebek melalui pengawasan terintegrasi dan kehadiran petugas di lapangan guna menjaga keselamatan, keamanan, dan kelancaran perjalanan pengguna selama periode libur panjang. Melalui layanan yang terhubung, andal, dan terjangkau, KAI mengajak masyarakat untuk memanfaatkan transportasi publik LRT Jabodebek sebagai pilihan utama selama long weekend, sekaligus mendukung mobilitas perkotaan yang lebih efisien, tepat waktu, dan berkelanjutan.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga