Jakarta Barat Perkuat Program Penghijauan dengan Penanaman Ribuan Tanaman
Program penghijauan di Jakarta Barat semakin digencarkan sebagai langkah strategis untuk menciptakan lingkungan perkotaan yang lebih nyaman dan berkelanjutan. Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Barat (Sudin Tamhut Jakbar) telah melakukan penanaman massal selama bulan Januari 2026, dengan total 30 pohon pelindung dan 43.823 tanaman hias yang tersebar di berbagai lokasi.
Distribusi Merata di Seluruh Kecamatan
Kepala Sudin Tamhut Jakarta Barat, Dirja Kusuma, menjelaskan bahwa penanaman dilakukan secara merata di delapan kecamatan yang ada di wilayah Jakarta Barat. "Sasaran penanaman di seluruh lahan kosong yang ada di delapan wilayah kecamatan se-Jakarta Barat. Terutama di lahan milik Pemprov, seperti taman, bantaran kali, median jalan dan TPU," ujar Dirja, seperti dilansir dari Antara pada Jumat, 6 Februari 2026.
Lokasi-lokasi strategis yang menjadi fokus penanaman meliputi:
- Taman kota dan ruang terbuka hijau
- Bantaran kali dan area resapan air
- Median jalan dan jalur hijau
- Tempat Pemakaman Umum (TPU)
Manfaat Ekologis yang Signifikan
Penghijauan di Jakarta Barat bukan sekadar upaya estetika, melainkan intervensi penting untuk menghadapi tantangan perubahan iklim di perkotaan. Keberadaan pohon pelindung dan tanaman hias memberikan berbagai manfaat ekologis, antara lain:
- Penurunan suhu perkotaan melalui efek pendinginan alami
- Penyerapan polusi udara dan karbon dioksida
- Perbaikan kualitas tanah dan sistem resapan air
- Pengurangan risiko genangan dengan menahan limpasan air hujan
- Peningkatan kualitas hidup warga melalui lingkungan yang lebih sehat
Lingkungan hijau juga berperan sebagai "paru-paru kota" yang membantu membersihkan udara dan menciptakan mikroklimat yang lebih sejuk bagi masyarakat.
Partisipasi Warga sebagai Kunci Keberhasilan
Dirja Kusuma menekankan bahwa keberhasilan program penghijauan tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi membutuhkan partisipasi aktif dari seluruh masyarakat. "Kami akan terus menanam secara rutin, khususnya di wilayah yang masih kurang. Pastinya kami juga akan melibatkan dan mengajak warga untuk meningkatkan kesadaran menghijaukan lingkungan," tegasnya.
Pendekatan partisipatif ini bertujuan untuk:
- Membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya pelestarian lingkungan
- Memperkuat rasa memiliki warga terhadap ruang hijau di sekitarnya
- Memastikan keberlanjutan program melalui perawatan bersama
- Mendorong perubahan perilaku yang lebih ramah lingkungan
Rencana Jangka Panjang untuk Kota yang Lebih Hijau
Program penghijauan di Jakarta Barat merupakan bagian dari rencana jangka panjang untuk menciptakan kota yang lebih berkelanjutan. Dengan penanaman rutin dan pemeliharaan yang konsisten, diharapkan dapat tercapai beberapa tujuan strategis:
Pertama, mengurangi efek urban heat island atau pulau panas perkotaan yang sering dialami Jakarta. Kedua, meningkatkan kualitas udara dan lingkungan hidup bagi warga. Ketiga, menciptakan ruang publik yang lebih nyaman dan estetis. Keempat, membangun ketahanan kota terhadap dampak perubahan iklim.
Upaya penghijauan ini sejalan dengan visi pembangunan berkelanjutan yang tidak hanya fokus pada aspek fisik, tetapi juga melibatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga dan merawat lingkungan hidup di sekitarnya.