Dampak Ekonomi BTS dan ARMY Diprediksi Capai 0,35 Poin GDP Korea Selatan
Dampak Ekonomi BTS dan ARMY Capai 0,35 Poin GDP

KOMPAS.com - Dampak ekonomi dari grup K-pop BTS dan basis penggemar global mereka, ARMY, diperkirakan akan semakin signifikan dalam beberapa dekade ke depan. Sebuah laporan terbaru dari NH Investment & Securities mengungkapkan bahwa para penggemar BTS berpotensi meningkatkan produk domestik bruto (GDP) tahunan Korea Selatan hingga 0,35 poin persentase sekitar tahun 2040.

Fandom sebagai Kekuatan Ekonomi

Laporan yang dirilis pada hari Jumat tersebut menekankan bahwa budaya fandom bukanlah sekadar fenomena jangka pendek. Sebaliknya, ini merupakan kekuatan ekonomi yang dapat terus tumbuh seiring berjalannya waktu. Analisis ini muncul di tengah antisipasi tinggi terhadap konser BTS mendatang di Busan, yang diprediksi mampu memberikan dorongan signifikan bagi perekonomian daerah.

Mayoritas ARMY Berusia Remaja

Mayoritas anggota ARMY adalah remaja, yang menunjukkan bahwa basis penggemar ini masih memiliki potensi ekonomi jangka panjang. Dengan loyalitas dan daya beli yang kuat, mereka dapat terus berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi Korea Selatan melalui konsumsi barang dan jasa terkait BTS.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Baca juga: BTS Gelar 4 Konser di Singapura Desember 2026, Segini Harga Tiketnya

Para analis percaya bahwa efek ekonomi dari BTS tidak hanya terbatas pada penjualan album dan tiket konser, tetapi juga mencakup sektor pariwisata, merchandise, dan bahkan investasi. Dengan demikian, dampak ekonomi BTS dan ARMY diperkirakan akan semakin meluas di masa depan.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga