Pemerintah Provinsi Banten mengambil langkah baru dalam upaya meningkatkan penerimaan daerah dari sektor pajak kendaraan bermotor. Kini, petugas pajak tidak hanya menunggu wajib pajak datang ke kantor, tetapi langsung mendatangi rumah-rumah warga. Pendekatan ini dikenal dengan istilah jemput bola, yang dilakukan secara door to door.
Prioritas pada Kendaraan Roda Empat
Kepala Badan Pendapatan Daerah Banten, Berly Rizki Natakusumah, mengungkapkan bahwa penagihan door to door ini difokuskan terlebih dahulu pada pemilik kendaraan roda empat atau mobil. Alasannya, potensi penerimaan dari pajak mobil jauh lebih besar dibandingkan dengan sepeda motor.
"Kami memprioritaskan penagihan kendaraan roda empat karena nilai pajaknya lebih besar dibandingkan roda dua," ujar Berly Rizki Natakusumah dalam keterangannya pada Selasa, 21 April 2026, seperti dikutip dari Kompas.com.
Langkah Strategis Tingkatkan PAD
Langkah ini merupakan bagian dari strategi Pemerintah Provinsi Banten untuk mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak kendaraan. Dengan mendatangi langsung wajib pajak, diharapkan kesadaran membayar pajak meningkat dan tunggakan dapat diminimalkan.
Petugas akan mendatangi rumah-rumah wajib pajak yang tercatat memiliki tunggakan. Mereka akan memberikan informasi mengenai jumlah pajak yang harus dibayar serta kemudahan pembayaran. Pendekatan personal ini diharapkan lebih efektif dibandingkan dengan pengiriman surat tagihan biasa.
Pemerintah Provinsi Banten juga terus menggencarkan sosialisasi mengenai pentingnya membayar pajak kendaraan tepat waktu. Dengan adanya program jemput bola, diharapkan tidak ada lagi alasan bagi wajib pajak untuk menunda pembayaran.



