Pemkab Gresik Rayakan May Day Tanpa Aksi Turun ke Jalan, Perkuat Kolaborasi
Pemkab Gresik Rayakan May Day Tanpa Aksi Turun ke Jalan

Pemerintah Kabupaten Gresik (Pemkab Gresik) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sinergi dengan para pekerja melalui peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) tahun 2026. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, perayaan May Day kali ini berlangsung khidmat tanpa adanya aksi turun ke jalan. Acara yang digelar di halaman Stadion Gelora Joko Samudro ini justru mengusung pendekatan yang lebih humanis, yaitu melalui tasyakuran, doa bersama, serta penguatan komitmen bersama demi menjaga stabilitas daerah dan keberlanjutan pembangunan.

Kolaborasi Tiga Pilar untuk Kesejahteraan

Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, dalam sambutannya menegaskan bahwa momentum May Day harus dimaknai sebagai ruang kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan pekerja. Menurutnya, peringatan 1 Mei menjadi pengingat bahwa kesejahteraan pekerja adalah prioritas bersama. "Karena itu, saya mengajak seluruh pihak untuk terus menjaga kondusivitas daerah, agar Gresik tetap menjadi kawasan yang aman, nyaman, dan ramah investasi," ujar Yani dalam keterangan tertulis, Sabtu (2/5/2026).

Penandatanganan Komitmen Bersama

Sebagai wujud nyata penguatan sinergi tersebut, dilakukan penandatanganan komitmen bersama antara Pemkab Gresik dengan serikat pekerja atau serikat buruh se-Kabupaten Gresik. Komitmen ini memuat sejumlah langkah strategis, antara lain mendorong penguatan regulasi ketenagakerjaan, peningkatan perlindungan jaminan sosial bagi pekerja, optimalisasi penyerapan tenaga kerja lokal, serta penguatan sistem hubungan industrial yang berkeadilan. Langkah ini diharapkan mampu menciptakan iklim kerja yang lebih kondusif dan produktif.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Fokus pada Peningkatan SDM dan Penyerapan Tenaga Kerja Lokal

Pemkab Gresik juga menegaskan fokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui penguatan kompetensi dan keterampilan tenaga kerja. Implementasi Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2022 tentang kesempatan kerja terus dioptimalkan, dengan target minimal 60 persen tenaga kerja berasal dari warga lokal. "Ketika SDM kita semakin kompeten dan kesempatan kerja terbuka luas bagi warga Gresik, maka kesejahteraan akan tumbuh secara berkelanjutan," tegas Yani. Selain itu, Pemkab Gresik bersama unsur tripartit akan memperkuat monitoring rekrutmen tenaga kerja serta mengoptimalkan peran Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Ketenagakerjaan dalam mendeteksi dini potensi pelanggaran hak normatif pekerja, guna menjaga hubungan industrial tetap harmonis.

Apresiasi dari Serikat Pekerja

Ketua Panitia Perayaan May Day 2026, Subari, menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemkab Gresik, dunia usaha, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan ini. "Momentum May Day ini kita isi dengan kegiatan positif sebagai wujud syukur, sekaligus memperkuat kolaborasi dalam pembangunan," kata Subari. Ia juga menegaskan bahwa peringatan tahun ini menjadi simbol kedewasaan hubungan industrial di Gresik, di mana pekerja, pemerintah, dan pengusaha mampu duduk bersama dalam suasana yang harmonis dan konstruktif.

Suasana Kebersamaan dan Hiburan

Tak hanya sarat makna, suasana kebersamaan juga terasa melalui berbagai kegiatan hiburan. Acara diisi dengan pengundian beragam hadiah menarik bagi para peserta, termasuk doorprize utama berupa satu unit motor niaga serta satu unit kendaraan bermotor, yang disambut antusias oleh para pekerja. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa peringatan May Day di Gresik tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga mempererat tali silaturahmi antara semua elemen masyarakat.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga