Budaya kerja korporat di Jepang dikenal sangat intens, melelahkan, dan penuh persaingan, hingga melahirkan istilah karoshi yang bermakna "kematian akibat kerja berlebihan". Karoshi yang muncul pada tahun 1970-an dulu dianggap sebagai keunikan budaya Jepang.
Definisi Karoshi
Dilansir dari World Scientific, karoshi didefinisikan sebagai kematian mendadak akibat penyakit jantung iskemik atau penyakit serebrovaskular yang terutama disebabkan oleh kondisi kerja yang merusak fisiologis. Kondisi ini mengakibatkan penumpukan kelelahan fisik, yang kemudian menyebabkan kelelahan berlebihan yang mempercepat hipertensi atau arteriosklerosis.
Faktor Penyebab Akumulasi Kelelahan
Ada tiga faktor utama yang menyebabkan akumulasi kelelahan pada pekerja Jepang:
- Kerja fisik yang berat: Pekerjaan yang menuntut tenaga fisik secara terus-menerus tanpa istirahat yang cukup.
- Beban stres mental tambahan: Tekanan dari target kerja, jam kerja panjang, dan lingkungan kompetitif.
- Gaya hidup tidak sehat: Kurang tidur, pola makan buruk, dan kurang olahraga akibat kesibukan kerja.
Karoshi bukan sekadar mitos, melainkan realitas yang telah memakan banyak korban di Jepang. Fenomena ini mendorong perubahan kebijakan ketenagakerjaan di negara tersebut, termasuk pembatasan jam lembur dan peningkatan kesadaran akan kesehatan kerja.



