Kapolri Ajak Buruh Rayakan May Day Bersama dan Jaga Iklim Investasi Kondusif
Kapolri Ajak Buruh Rayakan May Day dan Jaga Iklim Investasi

Kapolri Serukan Kebersamaan di May Day dan Pentingnya Jaga Iklim Investasi

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengajak seluruh elemen buruh untuk merayakan Hari Buruh atau May Day pada 1 Mei mendatang dengan semangat kebersamaan dan kekompakan. Dalam acara Halal Bihalal Idul Fitri 1447 H Keluarga Besar KSPSI AGN di PT KMK Global Sports, Tangerang, Banten, Selasa (14/4/2026), Kapolri yang hadir sebagai Ketua Dewan Penasihat KSPSI menekankan pentingnya menjaga iklim investasi yang kondusif guna menjamin kesejahteraan para pekerja di tengah dinamika ekonomi global.

Ajakan Merayakan May Day di Monas dengan Aman dan Tertib

Dalam sambutannya, Jenderal Sigit mengundang para buruh dan pengusaha untuk bersama-sama hadir merayakan May Day di Monumen Nasional (Monas) pada 1 Mei mendatang, yang akan dihadiri oleh Presiden Republik Indonesia. Ia berharap momentum ini menjadi simbol persatuan antara pekerja dan pengusaha, serta menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia kompak dalam menyambut investasi.

"Saya ajak teman-teman pengusaha untuk ikut bersama-sama hadir kita rayakan acara ulang tahun kita bersama ini di Monas yang akan dihadiri oleh Bapak Presiden dan mari sama-sama kita meriahkan hari ulang tahun buruh ini sebagai kemenangan bersama untuk Indonesia dan untuk buruh Indonesia," ujar Jenderal Sigit.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Kapolri menegaskan bahwa perayaan harus dilakukan dengan baik, aman, dan tertib, sambil menampilkan citra positif buruh dan pengusaha Indonesia yang siap memberikan ruang bagi investasi yang masuk ke negara ini.

Tekankan Kunci Bertahan di Tengah Ketidakpastian Ekonomi Global

Menyoroti situasi ekonomi, Kapolri mengingatkan adanya dampak eskalasi global di Timur Tengah yang fluktuatif. Ia menegaskan bahwa kunci utama untuk bertahan adalah dengan menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah negara yang ramah terhadap investasi, yang akan mendorong industrialisasi dan kesejahteraan buruh.

"Kita harus menunjukkan survival kita dan survival kita adalah mana kala kemudian kita bisa menunjukkan bahwa Indonesia menjadi karpet merah untuk investasi, untuk industrialisasi. Dan itu artinya kesejahteraan buruh ke depan akan terus terjaga," tegasnya.

Menurut Kapolri, hubungan industrial yang harmonis sangat diperlukan agar industri tetap sehat. Buruh bisa sejahtera kalau industri tumbuh, dan dengan industri yang sehat, buruh akan mendapatkan hak-haknya, insentif yang sesuai, serta kesejahteraan yang berkelanjutan.

Dorong Pertemuan Informal untuk Atasi Isu Regulasi

Mengenai isu regulasi dan Undang-Undang Cipta Kerja, Kapolri mendorong agar serikat buruh dan pengusaha lebih banyak melakukan pertemuan informal untuk mencari titik temu. Hal ini penting agar saat regulasi digodok di tingkat legislatif, sudah tidak ada lagi hambatan komunikasi.

"Kali ini mungkin saya dorong untuk rekan-rekan buruh dengan rekan-rekan pengusaha untuk kemudian bertemu secara non-formal, berembuk, dicari titik tengahnya yang bisa diterima oleh rekan-rekan serikat dan juga rekan-rekan pengusaha sehingga pada saat bergulir revisi tersebut di DPR sudah tidak ada masalah lagi," jelasnya.

Kapolri juga mengajak elemen buruh untuk bersama-sama mendukung langkah pemerintah dalam menjaga iklim investasi di tengah ketidakpastian global, dengan harapan menciptakan lingkungan yang stabil bagi perekonomian nasional.

Hadirin dalam Acara Halal Bihalal KSPSI AGN

Acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea, Wakil Gubernur Banten Dimyati Natakusumah, Kapolda Banten Irjen Hengki, serta sejumlah pejabat Polri seperti Kadivhumas Johnny Eddizon Isir, Kapusdokkes Polri Irjen Asep Hendradiana, dan Karobinkar SSDM Polri Brigjen Langgeng Purnomo.

Turut hadir pula para Dewan Penasihat KSPSI, di antaranya Komjen Yuda Gustawan (Bidang Mitigasi Masalah Hubungan Industrial), Komjen Imam Widodo (Bidang Organisasi), Ferriyady Hartadinata (Bidang UMKM dan Koperasi), Arsjad Rasjid (Bidang Ekonomi), dan Irjen (Purn) Cahyono Wibowo (Bidang Penegakan Hukum). Kehadiran Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid, Kapolresta Tangerang Kombes Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah, serta Forkopimda Kabupaten Tangerang lainnya juga menandai pentingnya acara ini dalam membangun sinergi antara pemerintah, kepolisian, dan dunia kerja.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga