Warga Setuju Palang Perlintasan Kereta Dipasang, tapi Minta Jangan Ditutup Total
Warga Setuju Palang Dipasang, Minta Jangan Ditutup Total

Warga sekitar Jalan Ampera, Kota Bekasi, menyambut baik rencana pemasangan palang besi di perlintasan sebidang liar yang kerap menjadi lokasi kecelakaan kereta. Namun, mereka berharap perlintasan tersebut tidak ditutup secara permanen agar akses warga tetap terbuka.

Harapan Warga akan Keselamatan

Yati (63), warga setempat, mengungkapkan bahwa pemasangan palang akan meningkatkan keamanan. "Iya, jadi lebih aman. Asal jangan ditutup total ya, ditutup total kasihan. Kalau udah diberesin nggak ada celaka lagi. Udah, hanya minta yang biar aman," ujarnya saat ditemui di lokasi, Rabu (29/4/2026).

Perlintasan sebidang di Jalan Ampera ini sudah ada sejak masa kecil Yati. Ia menambahkan, banyak warga yang menggantungkan hidup dari menjadi penjaga perlintasan secara bergantian. "Iya, sudah ada. Sebelum ada jalan baru. Wah banyak (di sini). Kan 2 jam, 2 jam. Ngatur-ngatur, ampe jam 5. Jam 5 ganti lagi sampe jam 7. Jam 7 ganti lagi, bergantian terus," jelasnya.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Insiden Tabrakan Bukan Pertama Kali

Yati mengakui bahwa kecelakaan di perlintasan tersebut sudah sering terjadi. "Beberapa kali di sini. Jadi ya sebetulnya bukan kejadian pertama. Bukan pertama, dari dulu, dari saya kecil lah," ungkapnya. Ia menceritakan bahwa saat taksi hijau tertabrak, para penjaga berusaha membantu namun tidak berhasil.

"Jadi sama anak-anak yang jaga itu kan diusahain. Dibantuin. Supaya tetap bisa lewat. Ini sama sekali nggak ini. Kan kereta makin lama, makin dekat. Ya udah pelan dia juga ya. Cuman memang namanya kereta ya, kagak bisa ngerem mendadak ya," pungkasnya.

Langkah Pemerintah: Palang Otomatis dan Penertiban

Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi memerintahkan PT KAI untuk segera memasang palang otomatis di perlintasan sebidang yang ada. Langkah ini merupakan solusi jangka pendek untuk mencegah kecelakaan serupa terulang. "Yang paling penting kita lihat adalah jangka pendeknya dulu, lintasan-lintasan mana yang harus segera kita pasangkan palang pintunya," kata Dudy saat uji coba KRL relasi Bekasi-Cikarang, Rabu (29/4).

Dudy menjelaskan bahwa perbaikan palang pintu ini sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto. Pihaknya akan memberikan imbauan hingga penindakan berupa penutupan perlintasan sebidang liar. "Jadi kami akan menertibkan semua lintasan-lintasan yang tidak berizin atau lintasan yang membahayakan bagi perjalanan kereta api. Jadi kita akan memperbaiki dan juga akan meminta supaya tidak ada lagi penambahan lintasan-lintasan baru lagi yang akhirnya akan menyulitkan. Karena kalau semakin banyak lintasan juga itu akan menambah waktu perjalanan kereta api," ujar Dudy.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga