Siklon tropis Jangmi telah muncul di perairan Filipina dan berdampak pada cuaca di Indonesia. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan bahwa siklon ini berkembang dari bibit siklon tropis 99W yang mencapai intensitas siklon tropis.
Perkembangan Siklon Jangmi
Dalam situs resminya, Jumat (29/5/2026), BMKG menuliskan bahwa Siklon tropis Jangmi diperkirakan akan bergerak ke barat laut dengan kecepatan 20 km per jam, menjauhi wilayah Indonesia dalam 24 jam ke depan. Kekuatan siklon selama periode tersebut diperkirakan mencapai 95 km per jam dengan tekanan 990 hPa.
BMKG juga menambahkan bahwa Siklon tropis Jangmi dalam 24 jam mengalami peningkatan intensitas menjadi kategori 2 dengan pergerakan ke arah barat laut menjauhi wilayah Indonesia.
Dampak terhadap Cuaca Indonesia
Berikut dampak Siklon Jangmi terhadap cuaca di Indonesia dalam 24 jam ke depan:
- Hujan sedang hingga lebat di provinsi: Sulawesi Utara dan Maluku Utara
- Tinggi Gelombang kategori Sedang (1,25-2,5 m) di Perairan Kepulauan Sangihe, Perairan Kepulauan Talaud, Laut Maluku, Perairan Raja Ampat, Perairan utara Manokwari, dan Samudera Pasifik utara Maluku hingga utara Papua.
Masyarakat di wilayah terdampak diimbau waspada terhadap potensi hujan deras dan gelombang tinggi. Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui kanal resmi BMKG.



