Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengumumkan bahwa peletakan batu pertama (groundbreaking) Rumah Sakit Sumber Waras akan dilaksanakan pada Agustus 2026. Proyek ini sempat terkatung-katung selama 14 tahun sejak era gubernur sebelumnya. Kini, setelah melalui koordinasi intensif antara Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Kejaksaan, proyek strategis ini akhirnya menemukan titik terang.
Sejarah Panjang Proyek RS Sumber Waras
Pramono menjelaskan bahwa RS Sumber Waras menjadi salah satu proyek yang mandek sejak pemerintahan gubernur-gubernur sebelumnya. "Rumah Sakit Sumber Waras yang kurang lebih 14 tahun tidak terselesaikan juga akhirnya selesai. Mudah-mudahan pada bulan Agustus ini akan dilakukan groundbreaking, karena ini akan menjadi rumah sakit internasional," ujar Pramono dalam peresmian Gedung Kantor Kejaksaan Negeri Jakarta Utara, Selasa (30/6/2026). Proyek ini sempat menjadi polemik panjang karena berbagai kendala administratif dan koordinasi.
Peran Kejaksaan dalam Penyelesaian
Keberhasilan menyelesaikan persoalan RS Sumber Waras tidak lepas dari dukungan dan koordinasi antara Pemprov DKI Jakarta dengan jajaran Kejaksaan. Pramono mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Kepala Kejaksaan Tinggi dan jajarannya. "Dalam banyak hal terbantu, ter-support oleh Bapak Kajati dan jajarannya," ucap Pramono. Ia juga menyinggung keberhasilan Pemprov DKI menuntaskan proyek monorel di kawasan Rasuna Said yang mangkrak selama 21 tahun. Menurut Pramono, berbagai proyek yang sebelumnya tidak terselesaikan kini mulai dapat dirampungkan berkat kolaborasi yang baik antara pemerintah daerah dan aparat penegak hukum.
Dampak dan Harapan ke Depan
Dengan groundbreaking yang direncanakan pada Agustus 2026, RS Sumber Waras diharapkan menjadi rumah sakit bertaraf internasional yang dapat meningkatkan layanan kesehatan di Jakarta. Pramono menekankan bahwa penyelesaian proyek ini merupakan bukti nyata dari sinergi antara eksekutif dan yudikatif. "Maka secara khusus Bapak Jaksa Agung, saya ingin menyampaikan terima kasih karena koordinasi, kerja sama yang baik dengan jajaran Bapak yang selama ini dulu tidak tersentuh, tidak terselesaikan, akhirnya terselesaikan dengan baik," ucap Pramono. Proyek ini diharapkan menjadi contoh bagi penyelesaian proyek-proyek strategis lainnya yang masih mangkrak di Jakarta.



