Pemkot Bogor Ungkap Progres Pembangunan Jalan Baru Pengganti Jalur Longsor di Batutulis
Progres Jalan Baru Pengganti Jalur Longsor Batutulis Bogor

Pemkot Bogor Ungkap Progres Pembangunan Jalan Baru Pengganti Jalur Longsor di Batutulis

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat tengah mempersiapkan pembangunan jalan baru sebagai pengganti Jalan Danasasmita di Batutulis, yang telah ditutup sejak tahun lalu akibat bencana longsor. Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim, mengungkapkan bahwa proyek vital ini masih berada dalam tahap proses lelang yang sedang berjalan.

Tahapan Lelang dan Persiapan Lahan

Dedie A Rachim menjelaskan bahwa saat ini pihak provinsi telah melaksanakan lelang untuk proyek tersebut. "Di provinsi sudah dilaksanakan lelang, kelihatannya mungkin sekarang ini masa evaluasi para peserta lelang. Setelah itu masa sanggah, baru setelah masa sanggah, tentu nanti kita nunggu pengumuman dari provinsi siapa pemenangnya," kata Dedie kepada wartawan pada Senin, 20 April 2026.

Ia menambahkan dengan optimis, "Insya Allah tidak ada kendala, insyaallah progresnya bagus." Sementara menunggu hasil lelang, Pemkot Bogor aktif menyiapkan lahan yang akan digunakan untuk jalan baru tersebut. Dedie menegaskan bahwa proses pematangan lahan telah dilakukan oleh pemerintah kota sebagai langkah antisipatif.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Dampak Penutupan Jalan dan Upaya Penertiban

Jalan Danasasmita, yang merupakan akses penting bagi warga menuju pusat Kota Bogor termasuk stasiun dan terminal bus, ditutup akibat longsor pada awal Maret 2025. Sejak penutupan itu, kendaraan terpaksa melalui jalur alternatif yang berada di tengah permukiman warga, menyebabkan keluhan karena harus berputar jauh.

Meski sempat dibuka khusus untuk sepeda motor, jalan tersebut ditutup kembali sejak tiga bulan lalu karena mengalami amblesan lagi. Menanggapi situasi ini, Dedie menyatakan bahwa penataan di jalur alternatif terus dilakukan. "Yang pasti kita sudah melakukan penertiban kepada kurang lebih 14 bangunan liar. Kemudian kita masih akan mundurkan bangunan atau jalan yang kira-kira membuat lintasan menyempit," ujarnya.

Ajakan untuk Tertib dan Bersabar

Wali Kota Bogor juga meminta masyarakat untuk bersabar menunggu penyelesaian proyek jalan baru. "Sabar, karena pematangan lahannya kan sudah kita lakukan. Pemerintah kota Bogor sudah melakukan pematangan lahan," pesan Dedie. Ia mengimbau warga agar tertib saat melintasi jalur alternatif di permukiman.

Dedie menekankan pentingnya menghormati lingkungan sekitar, dengan mengatakan, "Masyarakat jangan pakai knalpot brong, karena sudah mah kita lewat jalan sempit, kemudian kalau knalpotnya brong pastinya mengganggu orang, apalagi malam hari. Jadi harus ada timbul rasa sayang, saling menghormati dan menghargai." Upaya ini diharapkan dapat meredakan gangguan dan meningkatkan keselamatan lalu lintas di area tersebut sementara jalan baru masih dalam proses pembangunan.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga