Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, angkat bicara mengenai terhambatnya pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Temanggung dan Wonosobo. Hambatan tersebut terjadi karena adanya penolakan dari warga setempat terkait penggunaan lahan yang telah ditetapkan.
Koordinasi dengan Pemerintah Daerah
Gus Ipul menyatakan bahwa pihaknya saat ini tengah berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat untuk menyelesaikan permasalahan lahan. "Tentu ini kami akan menunggu Pak Bupati bagaimana bisa musyawarah dengan baik dengan warga yang kebetulan berada di lahan yang telah dinyatakan clear and clean tersebut," ujarnya di Kantor Badan Komunikasi Pemerintah RI, Jakarta Pusat, Rabu (6/5/2026).
Peran Kementerian Pekerjaan Umum
Ia menjelaskan bahwa pembangunan Sekolah Rakyat dilaksanakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU), dengan lokasi yang diusulkan oleh Kementerian Sosial berdasarkan hasil koordinasi dengan pemerintah daerah. Lahan untuk pembangunan disediakan oleh pemerintah daerah. "Kita tahu lahannya disediakan oleh pemerintah daerah ya, kemudian baru dilakukan asesmen oleh Kementerian PU agar memenuhi semua syarat-syarat yang telah ditetapkan," tutur Gus Ipul.
Syarat Sebelum Pembangunan
Sebelum pembangunan dimulai, sejumlah syarat harus dipenuhi, termasuk Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) dan pengecekan kontur tanah. Kementerian PU kemudian melakukan penelitian ketat untuk memastikan kelayakan lahan. "Nah, tanah-tanah yang sudah clear and clean dengan satu apa ya penelitian yang ketat dan cermat oleh Kementerian PU dan kami mendampingi, ditetapkanlah sejumlah titik yang memang benar-benar bisa dimulai pembangunannya," kata Gus Ipul.
Konflik di Temanggung dan Wonosobo
Menurut Gus Ipul, lahan di Kabupaten Temanggung mengalami konflik dengan masyarakat setempat. Hingga kini, belum ada titik temu dengan pemerintah daerah, sehingga pembangunan Sekolah Rakyat terhambat. "Ya dengan masyarakat setempat yang belum bisa ada titik temu dengan Pak Bupati sehingga pembangunannya terhambat sampai sekarang," terangnya. Sementara itu, di Wonosobo, pembangunan dapat dilakukan sebagian, namun sebagian lainnya masih bermasalah. "Sementara Wonosobo itu bisa dibangun sebagian tapi sebagian lagi masih bermasalah yang insyaallah dalam beberapa waktu ke depan saya dapat informasi bisa diselesaikan," tutup Gus Ipul.



