Khofifah Resmikan Jembatan Bubak di Mojokerto, Pulihkan Akses Ekonomi Warga
Khofifah Resmikan Jembatan Bubak, Pulihkan Ekonomi Warga

Khofifah Resmikan Jembatan Bubak di Mojokerto, Pulihkan Akses Ekonomi Warga

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, telah meresmikan Jembatan Bubak yang terletak di Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto. Jembatan ini sebelumnya putus akibat bencana banjir, namun kini telah dibangun kembali untuk menghubungkan aktivitas masyarakat dan memulihkan akses ekonomi antarwilayah.

Spesifikasi dan Nilai Pembangunan

Jembatan rangka baja standar tersebut memiliki panjang bentang 60 meter dan lebar jalan 7 meter. Pembangunannya menelan biaya sekitar Rp13 miliar, yang diharapkan dapat menjadi harapan baru bagi masyarakat dalam memperlancar mobilitas warga, distribusi barang, serta aktivitas sosial dan keagamaan.

Momentum Peresmian yang Istimewa

Khofifah menyatakan bahwa peresmian jembatan ini terasa istimewa karena bertepatan dengan 1 Ramadhan 1447 Hijriah. "Semoga hadirnya Jembatan Bubak menjadi simbol penguatan silaturahmi, memperlancar akses masyarakat untuk beribadah, bekerja, berdagang, beraktivitas, sekaligus menjadi berkah bagi seluruh warga Gondang dan Kabupaten Mojokerto," ungkapnya dalam keterangan tertulis pada Jumat (20/2/2026).

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Proses Pembangunan yang Cepat

Pembangunan jembatan ini diawali dari aspirasi masyarakat kepada Bupati Mojokerto, Muhammad Al Barra, setelah jembatan terputus akibat banjir. Menindaklanjuti hal tersebut, Khofifah langsung menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Provinsi Jawa Timur untuk melakukan pengecekan lapangan dan percepatan pembangunan. "Alhamdulillah seminggu kemarin Jembatan Bubak selesai pengerjaan 100 persen," tambahnya.

Dampak Positif bagi Masyarakat

Menurut Khofifah, pembangunan infrastruktur bukan sekadar membangun fisik, tetapi juga membangun konektivitas, harapan, dan masa depan. Hadirnya Jembatan Bubak memberi harapan baru tidak hanya bagi dua desa, tetapi juga dalam aspek budaya, pendidikan, sosial, dan ekonomi mobilitas barang dan jasa. "Ketika ada harapan baru, hidup baru, sumber ekonomi baru maka semua bahagia," tegasnya.

Desain yang Kokoh dan Fotogenik

Pembangunan jembatan yang dilakukan oleh Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur dan Dinas PUPR Kabupaten Mojokerto telah merancang proyek dengan desain yang tidak hanya kokoh dan fungsional, tetapi juga indah dan fotogenik. Khofifah menambahkan, "Kita melihat bersama Jembatan Bubak menjadi ikon dan magnet baru wilayah Gondang. Bahkan saya mendapatkan laporan bahwa kawasan ini telah berkembang menjadi pusat kegiatan baru masyarakat, termasuk tumbuhnya pelaku UMKM di sekitarnya."

Ajakan untuk Menjaga dan Merawat

Khofifah mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga dan merawat jembatan bersama-sama. Ia meminta agar keindahan, kebersihan, dan estetika jembatan tidak dirusak oleh aksi vandalisme, premanisme, atau tindakan tidak bertanggung jawab. "Tolong dijaga pemanfaatan jembatan Bubak karena milik bersama, lalu dijaga kebersihan sampahnya termasuk sampai proses pemagaran kanan kiri berlangsung aman dan nyaman sehingga jembatan bisa dinikmati oleh masyarakat Mojokerto," jelasnya.

Ucapan Terima Kasih dari Pihak Terkait

Bupati Mojokerto, Muhammad Al Barra, mengucapkan terima kasih atas perhatian sehingga jembatan Bubak yang dinantikan masyarakat Desa Gondang dan Kebontunggul bisa diresmikan. "Tahun 2024 bencana banjir membuat jembatan terputus sehingga warga pesimis. Namun, akhirnya jembatan Bubak dibangun dan selesai. Tentu hal ini tidak hanya menjadi penghubung tetapi menjadi ikon baru bagi UMKM di Kecamatan Gondang," ujarnya.

Respons Positif dari Warga

Kepala Desa Kebontunggul Kecamatan Gondang, Siandi, juga menyampaikan terima kasih kepada Khofifah dan Gus Barra yang meresmikan Jembatan Bubak sebagai penghubung dua desa sehingga nilai ekonomi dua desa meningkat, utamanya bagi UMKM. "Semoga jembatan Bubak memberikan nilai manfaat bagi masyarakat Mojokerto," harapnya.

Warga setempat, seperti Ustumawuh dari Desa Gondang, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada pemerintah daerah. "Senang sekaligus bersyukur jembatan Bubak sudah bisa digunakan lagi karena dulu hanya bisa dilewati sepeda motor. Terima kasih gubernur Khofifah, bupati Muhammad Al Barra," katanya.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga

Miftahul Huda, warga Desa Gondang lainnya, menambahkan, "Alhamdulillah jembatan Bubak ditunggu masyarakat. Sangat bagus diluar ekspektasi kita sehingga membawa berkah dan manfaat bagi masyarakat desa Gondang dan sekitarnya. Selain itu, pembangunan jembatan Bubak membawa pertumbuhan ekonomi bagi pelaku UMKM."