Kemacetan parah melumpuhkan akses lalu lintas di Jalan Yos Sudarso menuju kawasan Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Senin sore, 25 Mei 2026. Ratusan kendaraan terjebak dan tidak dapat bergerak selama berjam-jam, menyebabkan kemacetan yang meluas hingga ke Tol Ancol dan Tol Cawang.
Penyebab Kemacetan
Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Utara, Rudi Saptari, mengungkapkan bahwa kemacetan ini dipicu oleh aktivitas depo kontainer di tiga lokasi, yaitu BSA, Temas, dan Seacon. Aktivitas bongkar muat yang padat menyebabkan antrean truk kontainer mengular hingga ke jalan utama. "Kemacetan ini akibat aktivitas depo kontainer di BSA, Temas, dan Seacon," ujar Rudi dalam keterangannya, Senin (25/5/2026).
Penanganan di Lapangan
Petugas Suku Dinas Perhubungan telah diterjunkan ke sejumlah titik rawan macet, seperti Jalan Jampea, Yos Sudarso, TL Permai, Pos 9, TL Kramat, dan TL Kebon Baru. Mereka melakukan pengaturan lalu lintas untuk mengurangi kepadatan. "Petugas sudah di lapangan melakukan pengaturan," kata Rudi. Namun, upaya ini belum mampu mengurai kemacetan secara signifikan.
Dampak Kemacetan
Pantauan di lapangan menunjukkan kemacetan mengular di sepanjang Jalan Yos Sudarso dan berdampak pada Tol Ancol menuju Tanjung Priok. Kendaraan dari arah Tol Cawang juga ikut terjebak. Banyak truk kontainer yang mematikan mesin karena kendaraan tidak bergerak dalam waktu lama. Seorang petugas jalan tol bahkan membuka barrier di depan Menara Pelindo untuk memungkinkan kendaraan berputar balik agar tidak semakin terjebak.
Kondisi Berlanjut Hingga Malam
Kemacetan yang dimulai sejak sore hari terus berlanjut hingga malam. Warga yang melintas mengeluhkan situasi ini dan berharap ada solusi jangka panjang dari pihak terkait. Aktivitas pelabuhan yang padat menjadi penyebab utama kemacetan berulang di kawasan ini.



