Nasib pilu kembali dialami seorang ibu di Kabupaten Pandeglang, Banten. Umayah, warga Desa Lewibalang, Kecamatan Cikeusik, terpaksa ditandu menggunakan bambu dan kain sarung usai melahirkan pada Minggu, 10 Mei 2026. Penyebabnya adalah kondisi jalan yang rusak parah sehingga tidak dapat dilalui kendaraan.
Video Viral Perlihatkan Warga Menandu Ibu
Dalam video yang beredar luas di media sosial, tampak sejumlah warga bergotong royong menandu Umayah dari Poskesdes Lewibalang menuju rumahnya yang berjarak sekitar 300 meter. Peristiwa ini bukanlah yang pertama kali terjadi di daerah tersebut.
Warga Mengaku Kejadian Serupa Sering Terjadi
Angga, seorang warga setempat yang juga tenaga medis di desa, mengungkapkan bahwa praktik menandu pasien sudah menjadi hal biasa. "Sering banget yang ditandu. Kondisi jalan rusak menjadi penyebabnya," ujarnya saat dikonfirmasi pada Selasa, 12 Mei 2026. Ia menambahkan bahwa bambu dan sarung menjadi peralatan wajib untuk mengakses pelayanan medis.
Lebih memprihatinkan lagi, Angga menceritakan adanya warga yang meninggal dunia saat dalam perjalanan ditandu menuju fasilitas kesehatan. "Yang meninggal pas digotong ada, pas mau berobat," ungkapnya.
Infrastruktur Jalan Tak Kunjung Diperbaiki
Angga menyayangkan belum adanya tindakan serius dari pemerintah daerah untuk memperbaiki infrastruktur jalan. Ia berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret agar tragedi serupa tidak terulang. "Diukur aja jalan mah sama pemerintah, tapi tidak pernah dibangun," keluhnya.
Peristiwa ini menjadi pengingat betapa pentingnya akses jalan yang layak bagi masyarakat, terutama bagi ibu hamil dan pasien yang membutuhkan pertolongan medis darurat.



