Gempa M 2,9 Guncang Muna Sulawesi Tenggara Hari Ini 7 Mei 2026
Gempa M 2,9 Guncang Muna Sultra 7 Mei 2026

Jakarta - Gempa bumi kembali mengguncang wilayah Indonesia pada hari ini, Kamis 7 Mei 2026. Berdasarkan data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi di wilayah Muna, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) pada pukul 13:17:45 WIB. Hingga pukul 21.45 WIB, hanya tercatat satu kali gempa di Indonesia pada hari ini.

Detail Gempa Muna

Gempa bumi ini memiliki kekuatan magnitudo 2,9 dengan kedalaman hanya 2 kilometer. Episenter gempa berada pada koordinat 4,80 Lintang Selatan (LS) dan 122,65 Bujur Timur (BT). Pusat gempa terletak di darat, sekitar 7 kilometer di barat Muna. Guncangan dirasakan pada skala Modified Mercalli Intensity (MMI) II hingga III di wilayah Muna Barat.

"Pusat gempa berada di darat 7 kilometer barat Muna," demikian pernyataan BMKG yang dikutip dari laman resmi www.bmkg.go.id pada Kamis (7/5/2026). Gempa ini tidak berpotensi tsunami.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Pengertian Gempa Bumi

Gempa bumi adalah bencana alam yang bersifat merusak dan dapat terjadi kapan saja dalam waktu singkat. Indonesia termasuk wilayah yang rawan terhadap bencana gempa bumi. Menurut WHO, gempa bumi menyebabkan sekitar 750.000 kematian di seluruh dunia selama periode 1998 hingga 2017, dan lebih dari 125 juta orang terkena dampaknya.

BMKG mendefinisikan gempa bumi sebagai peristiwa bergetarnya bumi akibat pelepasan energi di dalam bumi secara tiba-tiba, yang ditandai dengan patahnya lapisan batuan pada kerak bumi. Sementara itu, BNPB menjelaskan bahwa gempa bumi disebabkan oleh tumbukan antar lempeng bumi, patahan aktif, aktivitas gunung api, atau runtuhan batuan. Dampak gempa bumi dapat berupa goncangan tanah, likuifaksi, tanah longsor, retakan, kebakaran, hingga tsunami.

Antisipasi Sebelum Gempa

Meskipun gempa bumi tidak dapat dicegah, langkah-langkah antisipasi dapat mengurangi risiko. Berikut adalah hal-hal yang perlu dilakukan sebelum terjadi gempa:

  • Pastikan struktur dan letak rumah aman dari bahaya gempa seperti longsor atau likuifaksi. Evaluasi dan renovasi bangunan jika diperlukan.
  • Kenali lingkungan tempat tinggal atau bekerja, termasuk letak pintu, lift, dan tangga darurat. Ketahui tempat paling aman untuk berlindung.
  • Pelajari pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K) dan cara menggunakan alat pemadam kebakaran.
  • Catat nomor telepon penting yang dapat dihubungi saat gempa terjadi.
  • Atur perabotan agar menempel kuat pada dinding untuk menghindari jatuh atau bergeser. Letakkan benda berat di bagian bawah.
  • Periksa kestabilan benda yang tergantung agar tidak jatuh saat gempa.
  • Simpan bahan mudah terbakar di tempat yang tidak mudah pecah.
  • Matikan air, gas, dan listrik jika tidak digunakan.
  • Siapkan kotak P3K, senter, radio, makanan tambahan, dan air minum.

Tindakan Saat dan Setelah Gempa

Saat Terjadi Gempa

  • Jika berada di dalam bangunan, lindungi kepala dan badan dengan bersembunyi di bawah meja atau tempat aman. Jika memungkinkan, segera lari ke luar.
  • Jika di luar ruangan, hindari bangunan, tiang listrik, dan pohon. Perhatikan tanah untuk menghindari rekahan.
  • Jika sedang mengemudi, keluar dari mobil dan menjauh untuk menghindari pergeseran atau kebakaran.
  • Jika di pantai, segera menjauh untuk menghindari tsunami.
  • Jika di pegunungan, hindari daerah yang rawan longsor.

Setelah Terjadi Gempa

  • Keluar dari bangunan dengan tertib, gunakan tangga biasa, bukan lift.
  • Periksa apakah ada yang terluka, berikan P3K, dan hubungi bantuan jika diperlukan.
  • Periksa lingkungan sekitar untuk kebakaran, kebocoran gas, atau korsleting listrik.
  • Jangan memasuki bangunan yang rusak karena risiko reruntuhan.
  • Hindari berjalan di area gempa karena bahaya susulan.
  • Dengarkan informasi resmi dari radio dan jangan percaya pada isu yang tidak jelas.
  • Isi angket dari instansi terkait untuk membantu penilaian kerusakan.
  • Tetap tenang dan berdoa.

Informasi lebih lanjut mengenai gempa bumi dan langkah tanggap bencana dapat diperoleh dari BMKG dan BNPB.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga