Kisah Driver Ambulans yang Andalkan Jalan Tol untuk Selamatkan Nyawa
Driver Ambulans Andalkan Jalan Tol Selamatkan Nyawa

Sirene meraung, lampu rotator menyala, dan jalanan perlahan membuka ruang. Bagi Muhammad Amir (47), momen seperti itu adalah bagian dari kesehariannya. Sebagai driver ambulans, pria asal Gemolong, Sragen, Jawa Tengah, itu terbiasa melintasi jalan tol untuk mengantar pasien rujukan, evakuasi korban kecelakaan, hingga perjalanan antarkota.

Jalan Tol sebagai Jalur Cepat Evakuasi

Menurut Amir, keberadaan jalan tol sangat membantu mobilitas ambulans. Terlebih, wilayah Solo Raya kini memiliki akses tol yang semakin luas. "Kalau perjalanan luar kota, pasti cari yang tercepat, ya lewat tol," ujarnya saat berbincang dengan Kompas.com, Sabtu (25/4/2026).

Amir menambahkan bahwa jalan tol memungkinkan ambulans bergerak lebih cepat tanpa terhambat kemacetan lalu lintas perkotaan. Hal ini sangat krusial dalam situasi darurat, di mana setiap detik sangat berharga untuk menyelamatkan nyawa pasien.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Pengalaman Menegangkan di Jalan Tol

Selama bertahun-tahun menjadi driver ambulans, Amir telah melewati berbagai pengalaman menegangkan. Mulai dari menembus hujan deras, hingga harus berhadapan dengan pengendara lain yang kurang peduli. Meski demikian, ia tetap berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik.

"Kadang ada pengendara yang tidak memberi jalan meski sirine sudah berbunyi. Tapi sebagian besar sudah sadar dan minggir," ceritanya. Amir berharap kesadaran masyarakat untuk memberi prioritas pada ambulans semakin meningkat.

Dukungan Infrastruktur Tol di Solo Raya

Perkembangan infrastruktur jalan tol di Solo Raya, seperti Tol Solo-Ngawi, Tol Solo-Kertosono, dan ruas lainnya, memberikan dampak positif bagi layanan darurat. Konektivitas yang lebih baik memungkinkan ambulans menjangkau rumah sakit rujukan di kota-kota besar seperti Solo, Semarang, atau Surabaya dalam waktu yang lebih singkat.

Bagi Amir, jalan tol bukan sekadar aspal dan beton, melainkan jalur kehidupan yang menghubungkan antara pasien dan pertolongan medis. "Setiap kali melaju di tol, saya selalu berdoa semoga perjalanan lancar dan pasien selamat," pungkasnya.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga