PT Kereta Api Indonesia (KAI) memastikan pengembalian biaya tiket (refund) sebesar 100 persen bagi seluruh penumpang kereta api jarak jauh yang terdampak pembatalan perjalanan akibat insiden tabrakan kereta di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4) malam. Kebijakan ini memberikan kepastian bagi pelanggan yang mengalami kerugian akibat kecelakaan tersebut.
Kebijakan Refund 100 Persen
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menjelaskan bahwa refund diberikan secara penuh di luar bea pesan. Proses pengembalian dana dapat diakses melalui berbagai kanal layanan yang telah disediakan. Hingga 28 April 2026 pukul 11.00 WIB, sebanyak 4.878 tiket telah berhasil direfund. Kebijakan ini mencakup pelanggan yang membatalkan perjalanan karena keterlambatan, penundaan lebih dari satu jam, perubahan rute, atau memilih tidak menggunakan kereta pengganti. Tiket pulang-pergi, tiket lanjutan (connecting), dan tiket KAI Group dalam satu kode booking juga termasuk dalam kebijakan ini.
Cara Mengajukan Refund
Proses refund dapat dilakukan melalui beberapa kanal berikut:
- Loket Stasiun: Pelanggan menunjukkan boarding pass atau e-boarding untuk diverifikasi. Pengembalian dana dilakukan secara tunai atau transfer.
- Contact Center 121: Cukup sampaikan kode booking dan data identitas, kemudian dana ditransfer langsung ke rekening yang didaftarkan.
- Aplikasi Access by KAI: Untuk perjalanan yang dibatalkan oleh perusahaan, refund dapat dilakukan melalui aplikasi ini.
Batas waktu pengajuan refund adalah 7 hari sejak jadwal keberangkatan pada tiket. Proses pencairan dana diupayakan maksimal 1 x 24 jam setelah pembatalan. Selain itu, pengembalian bea bagasi juga diberikan penuh jika pelanggan tidak melakukan perjalanan.
Data Korban Kecelakaan
Berdasarkan data terbaru hingga pukul 13.26 WIB, tercatat 15 orang meninggal dunia dan 88 orang luka-luka. Seluruh korban meninggal telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk identifikasi, sedangkan korban luka mendapatkan perawatan di sejumlah rumah sakit. KAI menyampaikan duka cita mendalam kepada korban dan keluarga, serta memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi.
KAI terus berupaya memastikan setiap korban tertangani dengan baik dan pelanggan mendapatkan haknya melalui proses refund. Informasi lebih lanjut akan disampaikan secara berkala seiring perkembangan penanganan di lapangan.



