Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi gelombang tinggi yang akan melanda sejumlah perairan Indonesia dalam periode 10 hingga 13 Juni 2026. Berdasarkan informasi resmi yang disebarluaskan melalui kanal media sosial dan situs web BMKG, ketinggian gelombang diperkirakan mencapai 2,5 meter hingga empat meter. Kondisi ini dinilai berpotensi membahayakan keselamatan pelayaran serta aktivitas masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir.
Wilayah Terdampak Gelombang Tinggi
BMKG telah memetakan beberapa wilayah perairan yang diprediksi akan mengalami gelombang tinggi dalam beberapa hari ke depan. Wilayah-wilayah tersebut meliputi:
- Perairan barat Sumatera
- Selat Sunda bagian selatan
- Perairan selatan Jawa hingga Nusa Tenggara
- Laut Banda
- Perairan utara Papua
Risiko dan Imbauan
Gelombang tinggi dengan ketinggian antara 2,5 hingga 4 meter ini dapat mengganggu aktivitas pelayaran kapal nelayan, kapal feri, dan kapal kargo berukuran kecil. Masyarakat pesisir diimbau untuk selalu waspada dan memantau perkembangan informasi cuaca maritim dari BMKG. Para pelaku aktivitas laut, seperti nelayan dan operator kapal, disarankan untuk menunda pelayaran hingga kondisi perairan kembali normal.
Selain gelombang tinggi, BMKG juga sebelumnya telah mengeluarkan peringatan mengenai potensi hujan lebat dan angin kencang yang dapat terjadi di beberapa wilayah pada tanggal 10-11 Juni 2026. Masyarakat diharapkan untuk selalu mengikuti arahan dari otoritas setempat dan mengutamakan keselamatan.
Informasi lebih lanjut mengenai perkembangan cuaca dan gelombang dapat diakses melalui kanal resmi BMKG, termasuk situs web dan media sosial. Tetap waspada dan siaga menghadapi potensi bencana hidrometeorologi.



