Mendagri dan Menteri PKP Luncurkan Bedah Rumah BSPS untuk Maluku dan Bali-Nusra
Bedah Rumah BSPS Diluncurkan untuk Maluku dan Bali-Nusra

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait secara resmi meluncurkan program Bedah Rumah Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di lima provinsi yang mencakup wilayah Bali, Nusa Tenggara, dan Maluku. Acara peluncuran berlangsung secara hybrid dari Desa Dasan Geria, Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Selasa, 19 Mei 2026.

Peluncuran Program Bedah Rumah BSPS

Dalam sambutannya, Mendagri Tito Karnavian menyatakan, "Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, dan mengharap berkat dari Tuhan Yang Maha Kuasa, maka launching Bedah Rumah untuk lima provinsi, mulai dari Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Maluku Utara, Maluku, dan Bali secara resmi nyatakan dilaksanakan." Sebelum acara dimulai, Mendagri, Menteri PKP, dan rombongan terlebih dahulu meninjau salah satu rumah warga penerima manfaat program di desa yang sama. Kondisi rumah tersebut sangat memprihatinkan, dengan dinding gedek, lantai tanah, dan atap bocor yang hampir roboh.

Target 400 Ribu Rumah pada Tahun Ini

Mendagri mengungkapkan bahwa pemerintah menargetkan sebanyak 400 ribu rumah dapat diperbaiki melalui program serupa sepanjang tahun ini. Ia juga menyebut telah melihat langsung rumah-rumah dengan kondisi lebih buruk di berbagai daerah, termasuk di Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara. Untuk itu, Mendagri bersama Menteri PKP akan terus berkeliling ke provinsi-provinsi yang belum dikunjungi, seperti NTT, Maluku, Maluku Utara, dan lainnya, guna memastikan program berjalan optimal.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

"Bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, karena ini tempat ditemukan oleh timnya Pak Menteri, Pak Ara Sirait, sehingga menjadi salah satu target untuk dibenahi, dan ada bonusnya lagi biasanya yang datang hanya Menteri Perumahan dan saya. Kali ini ada tiga gubernur, ditambah Gubernur NTB ada Pak Lalu Iqbal juga, [jadi] empat gubernur," ungkap Mendagri.

Kolaborasi Pusat dan Daerah

Mendagri berharap program yang dikoordinasikan Kementerian PKP ini dapat berjalan tepat waktu dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan hunian layak. Kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah terus diperkuat agar percepatan penanganan rumah tidak layak huni dapat berjalan maksimal. "Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa memberikan barokah, berkat, kepada Bapak Presiden, dan juga kepada Pak Ara Sirait, Pak Gubernur, Pak Gubernur NTT, NTB, Maluku, dan juga Ibu Gubernur [Maluku Utara], Ibu Bupati, juga anggota DPR [Kabupaten/Kota] kita yang bergabung," pungkasnya.

Acara peluncuran ini turut dihadiri oleh Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal, Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena, Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda, serta jajaran Forkopimda Provinsi NTB.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga