Batas Waktu CFD Rasuna Said Dievaluasi, Ibadah Jadi Pertimbangan
Batas Waktu CFD Rasuna Said Dievaluasi, Ibadah Jadi Pertimbangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, akan mengkaji ulang waktu pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) di kawasan HR Rasuna Said. Kebijakan ini diambil setelah adanya permintaan dari masyarakat yang menginginkan agar kegiatan ibadah di sekitar lokasi tidak terganggu.

Penyesuaian Waktu CFD Rasuna Said

Pramono menjelaskan bahwa antusiasme masyarakat terhadap CFD di Rasuna Said sangat tinggi. Namun, ia menerima masukan dari sejumlah pihak, terutama tempat ibadah yang biasanya memulai kegiatan pada pukul 10.00 WIB. Oleh karena itu, CFD di Rasuna Said tetap dimulai pukul 5.30 WIB, tetapi akan berakhir lebih awal dari jadwal sebelumnya.

“Antusiasme publiknya luar biasa. Hanya memang ada permintaan, terutama dari tempat-tempat di Rasuna Said yang ada, mohon maaf, ibadahnya. Ibadahnya biasanya dimulai dari jam 10. Maka, kami segera memutuskan untuk Rasuna Said, pelaksanaan Car Free Day tetap dimulai 5.30, tetapi selesainya pasti akan lebih cepat dari itu,” kata Pramono di Jakarta Timur, Senin.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Kajian untuk CFD Sudirman-Thamrin

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga akan mengkaji kembali waktu pelaksanaan CFD di kawasan Sudirman-Thamrin. Namun, keputusan mengenai waktu baru di kawasan tersebut belum diambil. Pramono menargetkan keputusan akan diumumkan sebelum 1 Juni 2026.

“Untuk Sudirman-Thamrin, kami akan mulai 5.30, selesai apakah jam 10 atau 9.30, nanti segera kami putuskan sebelum tanggal 1 Juni ini. Tetapi, khusus Rasuna Said, tentunya saya mempertimbangkan masukan saran dari masyarakat yang akan beribadah pada hari itu,” ungkap Pramono.

Alasan Penerapan CFD di Rasuna Said

Sebelumnya, Pramono menyatakan bahwa CFD di Jalan Rasuna Said merupakan upaya pemerintah untuk menunjukkan bahwa Jakarta sedang berbenah dan memiliki ikon baru. Jalan Rasuna Said yang dulunya dipenuhi ratusan tiang monorel mangkrak kini telah berubah wajah setelah tiang-tiang tersebut dirobohkan.

Meskipun pembangunan di kawasan itu masih berlangsung, antusiasme masyarakat sudah sangat tinggi. Oleh karena itu, Pemprov DKI memutuskan untuk menggelar CFD dan kegiatan lainnya di sana. CFD di Rasuna Said akan diberlakukan secara efektif mulai 1 Juni 2026, setelah seluruh pekerjaan di kawasan tersebut rampung.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga