PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi (KAI Daop) 1 Jakarta mencatat terdapat 423 titik perlintasan kereta api sebidang di wilayahnya. Dari jumlah tersebut, sebanyak 130 titik belum dilengkapi penjagaan petugas. Wilayah operasional KAI Daop 1 mencakup DKI Jakarta, Banten, serta sebagian Jawa Barat seperti Bogor, Bekasi, dan Sukabumi.
Data Perlintasan Kereta Api
Manajer Humas Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengungkapkan bahwa dari total 423 perlintasan sebidang, 293 titik sudah dijaga dan 130 titik tidak terjaga. Data ini menunjukkan masih tingginya jumlah perlintasan tanpa penjagaan di kawasan dengan mobilitas tinggi. Perlintasan sebidang, terutama yang tidak dijaga, kerap menjadi titik rawan kecelakaan lalu lintas antara kendaraan dan kereta api.
Infrastruktur Perlintasan Tidak Sebidang
Selain perlintasan sebidang, Daop 1 Jakarta juga memiliki 118 titik perlintasan tidak sebidang berupa flyover dan underpass. Infrastruktur ini dinilai lebih aman karena memisahkan jalur kereta dengan arus kendaraan di jalan raya. Franoto menambahkan, "Total perlintasan kereta api tidak sebidang berupa flyover dan underpass ada 118 titik."
Evaluasi Keselamatan Perlintasan
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, mengakui bahwa tidak seluruh perlintasan sebidang di Jakarta dilengkapi palang pintu. Ia menegaskan kondisi ini menjadi catatan penting yang harus terus dievaluasi, terutama setelah kecelakaan KRL di Bekasi menjadi sorotan pemerintah pusat. "Jakarta memang ada beberapa lintasan yang mungkin tidak tertutup, tapi minimal ada yang jaga. Nah, ini bagian yang harus kita evaluasi selalu," kata Rano di Jakarta Barat, Rabu (29/4/2026).
Menurut Rano, meskipun tidak semua perlintasan memiliki palang pintu, keberadaan petugas di lapangan menjadi langkah mitigasi sementara untuk menjaga keselamatan pengguna jalan. Oleh sebab itu, evaluasi menyeluruh diperlukan guna meminimalkan potensi kecelakaan. Ia menambahkan bahwa persoalan di Bekasi merupakan ranah pemerintah daerah Jawa Barat yang ditangani bersama dengan PT KAI dan pemerintah pusat untuk mencari solusi jangka panjang.
Penguatan Sistem Keselamatan
Rano berharap peristiwa kecelakaan serupa tidak terulang dan menjadi momentum bagi seluruh pihak untuk memperkuat sistem keselamatan di perlintasan sebidang. "Mudah-mudahan tidak terjadi lagi kecelakaan yang terjadi pada waktu kemarin," ucapnya.



