KOMPAS.com – Arnold Poernomo, yang akrab disapa Chef Arnold, mengungkapkan dampak langsung dari pelemahan nilai tukar rupiah terhadap bisnis kulinernya. Melalui media sosial Threads, juri MasterChef Indonesia itu mengaku terpaksa menaikkan harga menu restoran karena biaya bahan baku daging impor ikut melonjak.
Kenaikan Harga Bukan untuk Keuntungan
Chef Arnold menegaskan bahwa keputusan menaikkan harga bukanlah untuk mengambil keuntungan lebih dari pelanggan. Sebaliknya, hal ini disebabkan oleh kenaikan biaya operasional yang dipicu oleh penguatan dolar Amerika Serikat (AS).
“Mohon maaf saya harus menaikkan harga daging di resto saya. Ini bukan kami overpriced atau mau morotin customer. Karena dolar naik dan karena daging untuk restaurant semuanya impor,” tulis Chef Arnold di Threads, dikutip Senin (18/5/2026).
Dampak pada Bisnis Kuliner
Pelemahan rupiah terhadap dolar AS berdampak signifikan pada bisnis yang mengandalkan bahan baku impor, seperti restoran Chef Arnold. Kenaikan harga daging impor menjadi beban tambahan yang harus disesuaikan dengan harga jual menu. Chef Arnold berharap pelanggan dapat memahami situasi ini sebagai konsekuensi dari kondisi ekonomi global.



