BMKG Prediksi Musim Kemarau 2026 di Jawa Barat Lebih Cepat dari Normal
Musim Kemarau 2026 di Jawa Barat Lebih Cepat, BMKG Ungkap

BMKG Prediksi Musim Kemarau 2026 di Jawa Barat Lebih Cepat dari Normal

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Klimatologi Jawa Barat telah merilis prakiraan musim kemarau untuk tahun 2026 di wilayah Jawa Barat. Analisis ini didasarkan pada dinamika atmosfer dan model prediksi iklim yang menggunakan periode normal dari tahun 1991 hingga 2020 sebagai acuan.

Musim Kemarau Datang Lebih Cepat

Menurut hasil analisis BMKG, musim kemarau pada tahun 2026 diperkirakan akan datang lebih cepat dibandingkan dengan kondisi normal yang biasanya terjadi. Kepala Stasiun Geofisika Kelas I Bandung, Teguh Rahayu yang akrab disapa Ayu, menjelaskan bahwa sebagian besar wilayah Jawa Barat diprediksi akan mengalami sifat hujan di bawah normal selama periode ini.

Awal musim kemarau diprediksi terjadi secara bertahap, dimulai dari bulan Maret dan berlanjut hingga Juni 2026. Namun, titik puncak di mana sebagian besar wilayah Jawa Barat secara keseluruhan memasuki musim kemarau diperkirakan akan terjadi pada bulan Mei 2026.

Prakiraan ini penting untuk diantisipasi oleh masyarakat, petani, dan pihak terkait lainnya di Jawa Barat. Dengan datangnya musim kemarau yang lebih cepat, diperlukan langkah-langkah persiapan untuk menghadapi potensi kekeringan dan dampaknya terhadap sektor pertanian serta ketersediaan air.

BMKG menekankan bahwa prediksi ini didasarkan pada data ilmiah dan model iklim terkini, sehingga diharapkan dapat menjadi acuan dalam perencanaan dan mitigasi risiko terkait perubahan cuaca ekstrem di masa mendatang.