El Nino 2026 Diprediksi Lebih Panjang, Warga Jakarta Diminta Waspada Tiga Hal Ini
El Nino 2026 Lebih Panjang, Warga Jakarta Diminta Waspada

Jakarta - Sekretaris Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Marulitua Sijabat, mengungkapkan bahwa pihaknya mulai mempersiapkan langkah mitigasi menghadapi fenomena El Nino seiring dengan dimulainya musim kemarau di Jakarta. Berdasarkan koordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta rapat lintas sektor bersama pemerintah pusat, TNI-Polri, dan instansi terkait, El Nino pada tahun 2026 diprediksi akan berlangsung lebih lama dibandingkan dengan tahun 2023.

Tiga Dampak Utama El Nino

Menurut Marulitua, terdapat tiga isu utama yang perlu diwaspadai, yaitu kekeringan, potensi kebakaran termasuk di kawasan perkotaan Jakarta, serta meningkatnya polusi udara. Hal ini disampaikannya di Jakarta pada Jumat (24/4/2026).

Langkah Mitigasi BPBD DKI

Marulitua menjelaskan bahwa BPBD DKI telah menyiapkan sejumlah langkah mitigasi. Salah satunya adalah dengan mengaktifkan peralatan water mist milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) serta perangkat serupa yang tersedia di sejumlah gedung untuk membantu menekan dampak polusi udara. Selain itu, BPBD DKI juga tengah menyusun rencana bersama BMKG untuk pelaksanaan modifikasi cuaca, terutama saat puncak El Nino yang diperkirakan terjadi pada Agustus 2026.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Teknologi yang disiapkan berbeda dengan penanganan pada musim hujan, karena difokuskan untuk mengurangi dampak kekeringan. “Ini sedang kami susun bersama BMKG untuk melihat kebutuhan implementasinya agar dampak El Nino bisa diminimalisir,” katanya.

Instruksi Gubernur dan Satgas Air Bersih

Rangkaian langkah tersebut nantinya akan dituangkan dalam Instruksi Gubernur (Ingub) sebagai pedoman bagi seluruh perangkat daerah dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi kering. Ingub tersebut juga mencakup pengaktifan Satgas Air Bersih serta koordinasi dengan PAM Jaya untuk distribusi air bersih kepada masyarakat. “BPBD DKI turut menyiapkan mobil tangki air yang dapat dioperasikan sewaktu-waktu guna membantu pemenuhan kebutuhan air bersih di lapangan,” ucap Marulitua.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga