Okupansi Tiket KA Jarak Jauh Meningkat Signifikan Menjelang Libur Imlek 2026
PT KAI Daop 1 atau PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 1 Jakarta melaporkan adanya peningkatan rata-rata tingkat okupansi keberangkatan kereta api jarak jauh (KAJJ) dari Stasiun Gambir dan Stasiun Pasar Senen. Fenomena ini terjadi seiring dengan mendekatnya periode libur panjang Imlek yang jatuh pada 13 hingga 18 Februari 2026.
Tiket untuk 13-14 Februari 2026 Hampir Terjual Habis
Berdasarkan data yang dirilis, pemesanan tiket untuk keberangkatan pada Jumat, 13 Februari 2026 telah mencapai 86 persen dari total kapasitas. Sementara itu, untuk Sabtu, 14 Februari 2026, tiket KAJJ yang telah terjual tercatat sebanyak 32.152 atau sekitar 82 persen dari kursi yang disediakan. Meski demikian, masyarakat masih memiliki peluang untuk melakukan perjalanan.
Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menjelaskan bahwa untuk keberangkatan 13 Februari 2026, masih tersedia sekitar 5.246 tempat duduk ke berbagai tujuan. "Secara rinci, ketersediaan tempat duduk antara lain tujuan Bandung sebanyak 869 kursi, Surabaya 534 kursi, Semarang 1.000 kursi, serta Yogyakarta 500 kursi dan kota besar lainnya," paparnya dalam keterangan tertulis pada Kamis (12/2/2026).
KAI Sediakan 39 Ribu Tempat Duduk Per Hari dan 9 KA Tambahan
Dalam rangka mengakomodasi lonjakan permintaan selama libur Imlek, KAI Daop 1 Jakarta menyediakan rata-rata 39 ribu tempat duduk per hari atau total sekitar 234 ribu kursi untuk periode 13–18 Februari 2026. Hingga saat ini, telah terjual 104 ribu tempat duduk selama enam hari tersebut.
"Selain itu, KAI juga mengoperasikan 9 perjalanan kereta api tambahan guna mengakomodasi meningkatnya kebutuhan perjalanan masyarakat selama masa liburan," tambah Franoto. Langkah ini diambil untuk memastikan kenyamanan dan kelancaran perjalanan penumpang.
Ketersediaan Tiket Masih Cukup Banyak untuk Tanggal Berikutnya
Franoto menegaskan bahwa untuk keberangkatan pada 14 hingga 17 Februari 2026, ketersediaan tempat duduk masih relatif banyak dan cukup tersedia di berbagai relasi. Ia mengimbau masyarakat yang belum memiliki tiket agar segera melakukan pemesanan melalui kanal resmi KAI, seperti aplikasi Access by KAI atau mitra resmi lainnya.
Pemesanan tiket dapat dilakukan sejak H-45 sebelum keberangkatan, memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam merencanakan perjalanan secara lebih teratur dan nyaman. Franoto juga menyoroti ketersediaan tiket pada layanan kereta api lokal.
Okupansi KA Lokal Masih Rendah, Tiket Masih Tersedia
Untuk layanan kereta api lokal, KA Siliwangi pada relasi Sukabumi–Cipatat menyediakan 636 tempat duduk per hari. Pada periode 13–18 Februari 2026, total kapasitas yang disediakan mencapai 11.448 tempat duduk, dengan jumlah tiket yang telah terpesan sebanyak 720 tiket.
Sementara itu, KA Pangrango pada relasi Bogor Paledang – Sukabumi PP mencatat tiket terjual sebanyak 11.736 dari total kapasitas 20.080 tempat duduk selama periode tersebut, dengan rata-rata okupansi harian sekitar 40 persen. "Ketersediaan tempat duduk masih cukup banyak, khususnya untuk tanggal-tanggal setelah 13 Februari, serta pada layanan KA Pangrango dan KA Siliwangi," tandas Franoto.
Dengan persiapan yang matang, KAI berharap dapat memenuhi kebutuhan transportasi masyarakat selama libur Imlek 2026, sekaligus menjaga kenyamanan dan keamanan perjalanan.



