Libur Imlek 2026 Picu Lonjakan 52% Lalu Lintas di Tol Cipali, Puncak 88 Ribu Kendaraan
Lalu Lintas Tol Cipali Naik 52% Saat Libur Imlek 2026

Lalu Lintas Tol Cipali Melonjak 52 Persen Selama Libur Panjang Imlek 2026

Pengelola Jalan Tol Cikopo–Palimanan atau yang dikenal sebagai Astra Tol Cipali melaporkan peningkatan signifikan volume kendaraan selama periode libur Tahun Baru Imlek 2026. Data resmi menunjukkan sebanyak 245 ribu kendaraan melintas di ruas tol tersebut dalam rentang waktu tiga hari, tepatnya dari tanggal 13 hingga 15 Februari 2026.

Puncak Arus Terjadi pada 14 Februari dengan 88 Ribu Kendaraan

Ardam Rafif Trisilo, Corporate Communications & Sustainability Management Dept. Head Astra Tol Cipali, mengonfirmasi bahwa puncak lalu lintas terjadi pada tanggal 14 Februari 2026. Pada hari itu, tercatat sekitar 88 ribu kendaraan melintas dalam satu hari penuh.

"Volume lalu lintas tersebut meningkat dibandingkan kondisi normal harian," jelas Ardam dalam keterangan persnya di Cirebon, Senin (16/2/2026). Ia menambahkan bahwa angka puncak ini menunjukkan kenaikan yang sangat tajam, yaitu sebesar 52 persen jika dibandingkan dengan volume lalu lintas harian normal di ruas Tol Cipali.

Mobilitas Masyarakat Jadi Faktor Utama Lonjakan

Menurut analisis Astra Tol Cipali, lonjakan kendaraan ini terutama dipicu oleh meningkatnya mobilitas masyarakat yang memanfaatkan libur perayaan Imlek untuk bepergian ke berbagai daerah. Tradisi mudik dan kunjungan keluarga selama perayaan tahun baru China ini secara konsisten memberikan dampak besar pada kepadatan lalu lintas di jalur-jalur utama.

Pada tanggal 15 Februari 2026, arus lalu lintas mulai menunjukkan penurunan dengan total sekitar 80 ribu kendaraan. Meskipun sudah melandai, angka ini tetap masih 39 persen lebih tinggi dibandingkan kondisi lalu lintas normal di ruas Tol Cipali.

Pemantauan Ketat dan Pemeliharaan Jalan Tetap Berjalan

Di tengah lonjakan kendaraan yang signifikan, Astra Tol Cipali menyatakan terus melakukan pemantauan dan pengaturan lalu lintas secara intensif. Tujuan utama adalah menjaga kelancaran serta keselamatan pengguna jalan selama periode libur panjang ini.

"Koordinasi dilakukan agar pekerjaan tetap berjalan dan tidak mengganggu arus kendaraan secara signifikan," tegas Ardam mengenai pelaksanaan pemeliharaan jalan di sejumlah titik. Pekerjaan pemeliharaan ini tetap dilaksanakan sebagai upaya menjaga kenyamanan pengguna jalan dalam jangka panjang, dengan koordinasi intensif bersama kepolisian untuk menerapkan pengaturan lalu lintas secara situasional.

Imbauan bagi Pengguna Jalan

Ardam juga memberikan imbauan penting bagi para pengendara yang berencana menggunakan Tol Cipali. Ia menekankan pentingnya memastikan kesiapan kendaraan sebelum melakukan perjalanan jarak jauh. Selain itu, pemantauan informasi lalu lintas terkini melalui berbagai saluran komunikasi resmi sangat dianjurkan untuk menghindari kemacetan dan potensi gangguan perjalanan.

Lonjakan lalu lintas selama libur Imlek ini bukan fenomena baru, namun setiap tahun menunjukkan pola yang konsisten dengan peningkatan mobilitas masyarakat. Data dari Astra Tol Cipali memberikan gambaran nyata tentang bagaimana tradisi budaya dapat berdampak langsung pada infrastruktur transportasi nasional.