KRL Jakarta-Bogor Keluarkan Asap, Penumpang Dievakuasi di Stasiun Universitas Pancasila
Sebuah insiden terjadi pada Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line dengan nomor KA 1336 yang melayani rute dari Jakarta menuju Bogor. Pada Selasa, 10 Februari 2026, sekitar pukul 16.00 WIB, kereta tersebut mengalami gangguan saat memasuki Stasiun Universitas Pancasila di Jakarta Selatan. Asap terlihat keluar dari mesin KRL, memicu tindakan evakuasi darurat bagi seluruh penumpang.
Kronologi Kejadian dan Tindakan Evakuasi
Kepala Stasiun Universitas Pancasila, Agung Subeno, menjelaskan bahwa asap mulai terlihat ketika rangkaian KRL berhenti di stasiun. "Kereta itu pas berhenti ya mengeluarkan asap," ungkap Agung di Jakarta pada hari yang sama. Masinis segera melaporkan kondisi ini kepada petugas stasiun.
Sebagai langkah pencegahan, semua penumpang langsung dievakuasi dengan diturunkan di area peron Stasiun Universitas Pancasila. Proses evakuasi dilakukan dengan cepat untuk menghindari risiko yang tidak diinginkan, mengingat asap diduga berasal dari mesin KRL.
Pemeriksaan dan Kelanjutan Perjalanan
Petugas stasiun dan tim dari pihak sarana KCI langsung mengambil tindakan dengan mematikan mesin KRL untuk melakukan pengecekan ulang. "(Asap) di mesinnya, di mesin. Sudah diantisipasi, langsung dimatikan keretanya untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, dimatikan sementara dan dicek ulang, pengecekan lagi oleh pihak sarana KCI, ya Alhamdulillah tidak terjadi apa-apa," jelas Agung Subeno.
Setelah pemeriksaan selesai dan dipastikan aman, KRL KA 1336 diberangkatkan kembali pada pukul 16.45 WIB. Hal ini dilakukan untuk mencegah penumpukan kereta di jalur dan memastikan kelancaran operasional Commuter Line. Tidak ada laporan cedera atau kerusakan signifikan akibat insiden ini.
Dampak dan Respons dari Pihak Berwenang
Insiden ini menyoroti pentingnya prosedur keselamatan dalam transportasi umum, terutama di sistem kereta komuter yang padat seperti di Jakarta. Pihak KAI telah mengonfirmasi bahwa evakuasi berjalan lancar dan penumpang dipindahkan ke tempat aman di area stasiun.
Kejadian serupa pernah dilaporkan sebelumnya, di mana KRL juga mengeluarkan asap dari gerbong, menunjukkan perlunya pemeliharaan rutin dan pengawasan ketat terhadap armada kereta. Meskipun gangguan ini sementara, hal ini mengingatkan akan perlunya kewaspadaan terus-menerus dalam operasional transportasi massal.