Antrean Truk di Pelabuhan Ciwandan Cilegon, Polisi Atur Posisi agar Tak Halangi JLS
Muncul antrean truk yang akan masuk ke Pelabuhan Pelindo Ciwandan, Kota Cilegon, Banten. Kejadian ini terjadi pada Sabtu (14/3/2026), di mana sejumlah petugas gabungan, termasuk polisi lalu lintas, turun tangan untuk mengatur posisi truk-truk tersebut agar tidak menghalangi arus lalu lintas di Jalan Lingkar Selatan (JLS) yang berada tepat di depan pelabuhan.
Pantauan di Lokasi: Truk Kecil Masuk, Antrean Terjadi
Berdasarkan pantauan di lokasi, terlihat truk-truk kecil bersumbu dua memasuki pelabuhan khusus truk tersebut. Antrean truk terjadi dari dalam area pelabuhan hingga mencapai gerbang masuk, menciptakan pemandangan yang cukup padat. Di pinggir jalan, dua anggota polantas dengan sigap mengatur truk-truk tersebut, memastikan mereka ditempatkan pada posisi yang tepat sehingga tidak mengganggu kelancaran jalan raya.
Sementara itu, lalu lintas di JLS depan pelabuhan secara keseluruhan terpantau masih ramai lancar. Kendaraan pribadi sempat berhenti sejenak saat truk akan masuk atau saat posisinya diatur di depan gerbang, namun kondisi ini tidak menyebabkan kemacetan yang signifikan.
Penjelasan Kapolda Banten: Bukan Macet, Hanya Antrean
Sebelumnya, Kapolda Banten Irjen Hengki telah memberikan klarifikasi mengenai situasi ini. Ia menyebutkan bahwa di Jalan Lingkar Selatan (JLS) memang sempat ada truk yang berhenti di jalan, namun hal tersebut bukanlah indikasi kemacetan. Menurutnya, truk-truk tersebut sedang mengantre untuk masuk ke Pelabuhan Ciwandan.
"Adapun di Jalan Lingkar Selatan (JLS) itu ada kendaraan golongan 5 dan 6B, itu menunggu, itu bukan macet. Bukan macet. Menunggu antrean untuk naik ke kapal," ucap Hengki dengan tegas. Ia menambahkan bahwa hingga saat ini belum ada laporan kemacetan menuju pelabuhan, dan petugas di lapangan masih mampu mengendalikan kondisi dengan baik.
"Jadi tidak ada kemacetan di wilayah hukum Polda Banten sampai dengan hari ini, semua lancar," katanya, menegaskan bahwa situasi tetap terkendali meskipun adanya antrean truk. Langkah proaktif polisi dalam mengatur posisi truk ini dinilai penting untuk mencegah potensi gangguan pada arus lalu lintas utama, terutama di kawasan pelabuhan yang sering menjadi titik padat kendaraan.
