Psikolog Ungkap Usia Ideal Anak Mulai Belajar Puasa Ramadhan
Usia Ideal Anak Mulai Belajar Puasa Ramadhan

Puasa pertama bagi anak-anak seringkali menjadi momen yang penuh tantangan sekaligus pengalaman berharga, tidak hanya bagi si kecil tetapi juga bagi orang tua yang mendampingi. Mengajarkan anak untuk berpuasa bukan sekadar melatih mereka menahan lapar dan dahaga semata, melainkan juga sebagai langkah penting dalam membantu mereka memahami makna mendalam dari ibadah tersebut.

Waktu Tepat untuk Memulai

Menurut penjelasan dari psikolog sekaligus dosen Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta, Ratna Yunita Setiyani Subardjo, orang tua sebaiknya mulai mengenalkan puasa Ramadhan kepada anak ketika mereka memasuki usia 7 hingga 10 tahun. "Pada rentang usia ini, anak sudah memiliki kemampuan kognitif dan fisik yang cukup untuk memahami konsep puasa secara lebih baik," ungkap Nita, seperti dikutip dalam wawancara pada Selasa, 17 Februari 2026.

Pentingnya Persiapan Mental dan Fisik

Ratna Yunita menekankan bahwa pengenalan puasa pada anak harus dilakukan dengan pendekatan yang tepat, mengingat perkembangan kognitif dan fisik mereka yang masih dalam tahap pertumbuhan. Dengan kemampuan yang memadai, anak-anak di usia tersebut dapat lebih mudah menangkap esensi ibadah puasa, termasuk nilai-nilai spiritual dan disiplin yang terkandung di dalamnya.

Proses ini tidak hanya melibatkan aspek agama, tetapi juga aspek psikologis, di mana orang tua berperan sebagai pendukung utama dalam membimbing anak melalui pengalaman baru ini. Dengan demikian, puasa pertama bisa menjadi momen yang positif dan mendidik, membentuk fondasi kuat untuk praktik keagamaan mereka di masa depan.