Masjid Negara IKN Gelar Salat Tarawih Perdana dengan Kapasitas Besar
Jakarta - Masjid Negara di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara telah menggelar salat tarawih perdana sejak pembangunannya selesai. Peristiwa bersejarah ini menandai operasional resmi salah satu pusat keagamaan utama di ibu kota baru Indonesia.
Suasana Khidmat di Ruang Salat Utama
Dalam siaran langsung YouTube IKN Indonesia yang tayang pada Rabu (18/2/2026), terlihat ruang salat utama dipadati oleh ribuan jemaah. Shaf sebelah kanan di belakang imam diisi oleh jemaah laki-laki, sementara shaf sebelah kiri diisi oleh jemaah perempuan. Dinding ruang masjid utama bernuansa cokelat dan emas, menciptakan atmosfer yang megah dan religius.
Di area imam, tampak ornamen emas dengan hiasan kaligrafi indah bertuliskan Allah dan Muhammad di sebelah kanan dan kiri. Desain interior ini mencerminkan perpaduan antara tradisi Islam dan estetika modern yang menjadi ciri khas arsitektur IKN.
Persiapan dan Peninjauan oleh Wamenag
Sebelum pelaksanaan tarawih, Wakil Menteri Agama Romo Muhammad Syafi'i telah memastikan kesiapan Masjid Negara IKN. Beliau meninjau langsung sekaligus memimpin salat subuh berjemaah di lokasi pada Kamis (12/2/2026) lalu.
"Kami bersyukur hari ini dapat bekerja dan melakukan peninjauan ini. Peninjauan ini kami lakukan untuk memastikan kesiapan masjid, khususnya menjelang rencana pelaksanaan salat tarawih pada awal Ramadan di kawasan IKN," ujar Wamenag, seperti dikutip dari laman resmi Kementerian Agama.
Wamenag juga mengungkapkan bahwa Menteri Agama Nasaruddin Umar berencana untuk salat tarawih sekaligus memberikan tausiyah di Masjid IKN pada tanggal 2 Ramadan 1447 Hijriyah. Hal ini menunjukkan perhatian serius pemerintah terhadap fungsi keagamaan di ibu kota baru.
Kapasitas dan Pengembangan Masjid IKN
Masjid Negara IKN dirancang sebagai salah satu pusat kegiatan keagamaan utama di Ibu Kota Negara Nusantara. Menurut penjelasan dari Balai Penataan Bangunan Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Kalimantan Timur Kementerian Pembangunan Umum melalui Efry Biaktama Meliala, kapasitas masjid pada tahap awal mencapai sekitar 29.000 jemaah.
Rencana pengembangan ke depan akan meningkatkan kapasitas tersebut hingga mampu menampung kurang lebih 60.000 jemaah. Angka ini menjadikan Masjid Negara IKN sebagai salah satu masjid terbesar di Indonesia, setara dengan tempat ibadah utama lainnya di tanah air.
Fungsi Sosial dan Ekonomi di Sekitar Masjid
Kehadiran Plaza Ramadan di sekitar Masjid Negara IKN diharapkan dapat menjadi ruang pendukung aktivitas masyarakat selama bulan suci Ramadan. Plaza ini tidak hanya berfungsi sebagai area berkumpul, tetapi juga memperkuat peran kawasan sebagai pusat interaksi sosial dan ekonomi.
Fasilitas pendukung seperti ini dirancang untuk menciptakan lingkungan yang komprehensif, di mana kegiatan ibadah dapat berjalan berdampingan dengan aktivitas komunitas dan perdagangan halal. Langkah ini sejalan dengan visi IKN sebagai kota modern yang mengedepankan keseimbangan antara spiritualitas dan pembangunan berkelanjutan.
Pelaksanaan tarawih perdana di Masjid Negara IKN menjadi tonggak penting dalam sejarah keagamaan Indonesia, sekaligus menandai kemajuan pembangunan infrastruktur di ibu kota baru. Acara ini diharapkan dapat terus berlanjut dengan lancar sepanjang bulan Ramadan, memberikan pengalaman ibadah yang bermakna bagi seluruh jemaah.



