Puncak Haji Armuzna 2026 Berlangsung 6 Hari, Ini Jadwal Lengkapnya
Puncak Haji Armuzna 2026: 6 Hari, Ini Jadwalnya

Musim haji 2026 telah dimulai dengan pemberangkatan jemaah Indonesia ke Tanah Suci. Seiring dengan itu, banyak pertanyaan muncul mengenai puncak haji yang dikenal dengan istilah Armuzna, yang merupakan bagian penting dalam rangkaian ibadah haji. Puncak haji Armuzna menjadi momen yang dinantikan karena mencakup sejumlah prosesi utama. Lantas, apa sebenarnya Armuzna dan berapa lama pelaksanaannya pada tahun 2026?

Apa Itu Puncak Haji Armuzna?

Berdasarkan informasi dari Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI), Armuzna merupakan singkatan dari Arafah, Muzdalifah, dan Mina. Istilah ini merujuk pada rangkaian lokasi dan tahapan yang menjadi inti pelaksanaan ibadah haji. Pada fase ini, jemaah melaksanakan sejumlah ritual utama seperti wukuf di Arafah, bermalam di Muzdalifah, hingga melempar jumrah di Mina. Seluruh rangkaian tersebut memiliki makna spiritual yang mendalam dan menjadi penentu sahnya ibadah haji.

Waktu Puncak Haji Armuzna 2026

Secara umum, inti pelaksanaan ibadah haji berlangsung sekitar enam hari, dimulai dari 8 hingga 13 Zulhijah. Rangkaian ini mencakup prosesi utama seperti wukuf di Arafah, mabit di Muzdalifah, lempar jumrah di Mina, serta tawaf dan sa'i. Berikut adalah tahapan puncak haji Armuzna:

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram
  • 8 Zulhijah (Hari Tarwiyah): Jemaah memulai ihram haji dan bergerak menuju Mina.
  • 9 Zulhijah (Hari Arafah): Wukuf di Arafah sejak dzuhur hingga matahari terbenam.
  • 10 Zulhijah (Idul Adha): Lempar Jumrah Aqabah, penyembelihan kurban, tahallul, dan Tawaf Ifadhah.
  • 11 Zulhijah (Tasyrik I): Mabit di Mina dan lempar tiga jumrah.
  • 12 Zulhijah (Tasyrik II): Lempar jumrah dan pilihan Nafar Awal.
  • 13 Zulhijah (Tasyrik III): Lempar jumrah dan Nafar Tsani.

Dengan demikian, durasi puncak haji Armuzna berlangsung sekitar 6 hari, terhitung dari 8 hingga 13 Zulhijah.

Jadwal Perjalanan Haji Jemaah Indonesia

Pemerintah melalui Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia (Kemenhaj RI) telah menetapkan jadwal lengkap perjalanan haji 2026. Tahapan ini dimulai sejak keberangkatan jemaah dari Indonesia hingga pemulangan ke Tanah Air. Berikut rincian jadwalnya:

  • 21 April 2026: Jemaah masuk asrama haji.
  • 22 April 2026: Awal pemberangkatan gelombang I ke Madinah.
  • 1 Mei 2026: Gelombang I dari Madinah ke Makkah.
  • 6 Mei 2026: Akhir pemberangkatan gelombang I ke Madinah.
  • 7 Mei 2026: Awal pemberangkatan gelombang II ke Jeddah.
  • 15 Mei 2026: Akhir pergerakan gelombang I ke Makkah.
  • 21 Mei 2026: Akhir pemberangkatan gelombang II dan penutupan kedatangan di Jeddah.
  • 25 Mei 2026: Jemaah bergerak dari Makkah ke Arafah.
  • 26 Mei 2026: Wukuf di Arafah.
  • 27 Mei 2026: Idul Adha.
  • 28-30 Mei 2026: Hari Tasyrik.
  • 1 Juni 2026: Awal pemulangan gelombang I ke Tanah Air.
  • 7 Juni 2026: Awal pergerakan gelombang II ke Madinah.
  • 15 Juni 2026: Akhir pemulangan gelombang I.
  • 16 Juni 2026: Awal pemulangan dari Madinah dan kedatangan gelombang II.
  • 21 Juni 2026: Pergerakan gelombang II ke Madinah.
  • 30 Juni 2026: Akhir pemulangan gelombang II.
  • 1 Juli 2026: Akhir kedatangan jemaah di Tanah Air.

Jadwal ini menjadi acuan bagi jemaah dalam menjalani seluruh tahapan ibadah haji secara tertib dan terencana. Informasi ini juga penting sebagai panduan dalam mempersiapkan diri menghadapi musim haji 2026.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga