Laznas Zis Indosat Gelar Public Expose 2026 untuk Transparansi Pengelolaan Ziswaf
Laznas Zis Indosat Gelar Public Expose 2026 untuk Transparansi

Laznas Zis Indosat Gelar Public Expose 2026 untuk Transparansi Pengelolaan Ziswaf

Komitmen terhadap transparansi, akuntabilitas, serta penguatan dampak pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan wakaf (Ziswaf) diwujudkan oleh Laznas Zis Indosat melalui penyelenggaraan Public Expose 2026. Acara ini menjadi ruang terbuka untuk menyampaikan kinerja lembaga serta arah kolaborasi kebaikan ke depan, dengan mengusung tema 'Kolaborasi Kebaikan Berdampak'.

Kolaborasi sebagai Fondasi Utama

Dalam paparannya, CEO Laznas Zis Indosat Wakhid Efendi menegaskan bahwa transparansi dan kolaborasi merupakan fondasi utama dalam pengelolaan Ziswaf. "Kebaikan hari ini tidak lagi berdiri sendiri. Ia tumbuh melalui kolaborasi dan diukur melalui dampak nyata yang dirasakan masyarakat," ujar Wakhid melalui keterangan tertulis. Ia menambahkan bahwa acara ini bertujuan untuk menyampaikan secara terbuka bagaimana amanah Ziswaf dikelola dan dijaga akuntabilitasnya.

Public Expose 2026 digelar di Auditorium Gedung PT Indosat Ooredoo Hutchison, Jakarta, dan dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan strategis, termasuk:

  • Director & Chief Business Officer Indosat Ooredoo Hutchison Muhammad Buldansyah
  • VP Head of Account Payable Division sekaligus Ketua Sarana Kerohanian Islam (SKI) Indosat Sukmantanto
  • Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Fatwa Asrorun Ni’am Sholeh
  • Pimpinan Bidang Pengumpulan Baznas Republik Indonesia Rizaludin Kurniawan
  • Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Direktorat Jenderal Bimas Islam Kementerian Agama RI Waryono Abdul Ghafur

Penyaluran Manfaat yang Luas

Wakhid Efendi juga menyoroti upaya Laznas Zis Indosat dalam mendorong pengelolaan Ziswaf dengan tata kelola yang profesional, kepatuhan terhadap regulasi, serta adaptasi teknologi digital. "Sepanjang tahun 2025, Laznas Zis Indosat telah menyalurkan manfaat kepada 143.027 penerima manfaat yang tersebar di 27 provinsi di Indonesia," jelasnya.

Penyaluran tersebut menjangkau berbagai wilayah, mulai dari Sumatera, Jawa, Bali dan Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, hingga Papua. Program-program yang dijalankan meliputi:

  1. Sosial kemanusiaan
  2. Pendidikan
  3. Kesehatan
  4. Ekonomi
  5. Dakwah

Rangkaian Acara dan Komitmen Berkelanjutan

Rangkaian acara Public Expose 2026 turut dimeriahkan dengan penayangan video program, Mitra Amal Baik Awards, peluncuran HIROmadan, serta penandatanganan komitmen kolaborasi kebaikan sebagai bentuk penguatan sinergi lintas sektor. "Melalui Public Expose 2026, Laznas Zis Indosat menegaskan komitmennya sebagai lembaga yang menjunjung tinggi transparansi, akuntabilitas, dan kebermanfaatan berkelanjutan bagi umat dan masyarakat luas melalui kolaborasi kebaikan," tegas Wakhid.

Acara ini tidak hanya menjadi momentum untuk evaluasi kinerja, tetapi juga sebagai ajang memperkuat jaringan dan inovasi dalam pengelolaan dana sosial keagamaan, demi mencapai dampak yang lebih luas dan berkelanjutan di masa depan.