Panduan 6 Jenis Beras Populer Dunia dan Tips Memasaknya agar Pulen
Panduan 6 Jenis Beras Populer Dunia dan Tips Memasaknya

Bagi lebih dari separuh populasi dunia, nasi adalah makanan pokok yang hampir selalu hadir di meja makan. Namun, tahukah Anda bahwa beras tidak hanya sekadar beras putih atau beras merah? Dunia kuliner mengenal berbagai varietas beras dengan aroma, tekstur, ukuran bulir, hingga khasiat kesehatan yang berbeda-beda. Kesalahan dalam memilih jenis beras atau menentukan takaran air saat memasak bisa membuat nasi menjadi terlalu lembek atau justru keras dan pera.

Enam Jenis Beras Populer di Dunia

Mengutip dari NDTV Food pada (22/6/26), berikut adalah panduan lengkap untuk mengenali 6 jenis beras populer di dunia beserta tips memasaknya agar pulen dan matang sempurna.

1. Beras Putih Bulir Panjang (Long-Grain White Rice)

Ini adalah jenis beras paling umum yang sering kita jumpai sehari-hari. Karakteristik utamanya adalah bulirnya yang panjang dan ramping. Ketika dimasak, kandungan patinya yang cenderung rendah membuat butiran nasinya tetap terpisah satu sama lain, ringan, dan tidak lengket. Jenis beras ini cocok untuk hidangan seperti nasi goreng, nasi uduk, atau sebagai pendamping lauk-pauk. Tips memasaknya: gunakan perbandingan air 1:1,5 hingga 1:2, dan masak dengan api sedang hingga air terserap sempurna.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

2. Beras Bulir Pendek (Short-Grain Rice)

Beras ini memiliki bulir yang lebih pendek dan cenderung bulat. Kandungan patinya lebih tinggi sehingga menghasilkan nasi yang lengket dan kenyal. Jenis ini sangat populer di Jepang dan Korea untuk membuat sushi, onigiri, atau nasi untuk hidangan seperti bibimbap. Tips memasak: gunakan takaran air sedikit lebih banyak, sekitar 1:1,25 hingga 1:1,5, dan biarkan nasi dikukus sebentar setelah matang agar teksturnya semakin pulen.

3. Beras Basmati

Beras basmati berasal dari India dan Pakistan, dikenal dengan aroma harum yang khas serta bulir yang sangat panjang. Setelah dimasak, butiran nasinya tetap terpisah, ringan, dan mengembang. Basmati adalah pilihan utama untuk hidangan seperti biryani dan nasi kari. Tips memasak: rendam beras selama 30 menit sebelum dimasak, gunakan air 1:1,5, dan masak dengan api kecil setelah mendidih agar aromanya keluar maksimal.

4. Beras Melati (Jasmine Rice)

Beras melati asal Thailand ini memiliki aroma wangi seperti bunga melati. Bulirnya panjang, namun sedikit lebih pendek dari basmati. Tekstur nasinya agak lengket, tetapi tidak seekstrim beras bulir pendek. Cocok untuk hidangan Asia Tenggara seperti nasi goreng Thailand atau kari. Tips memasak: gunakan air 1:1,5, dan setelah matang, diamkan selama 5-10 menit sebelum diaduk agar nasinya tidak terlalu lengket.

5. Beras Merah

Beras merah termasuk beras tumbuk yang hanya dibuang kulit luarnya, sehingga masih mengandung lapisan dedak. Warna merahnya berasal dari pigmen antosianin yang kaya antioksidan. Teksturnya lebih kenyal dan sedikit keras dibanding beras putih, dengan rasa khas yang lebih gurih. Beras merah lebih lama dimasak dan membutuhkan lebih banyak air. Tips memasak: rendam beras merah selama 2-3 jam, gunakan perbandingan air 1:2,5 hingga 1:3, dan masak lebih lama hingga empuk.

6. Beras Hitam

Beras hitam, sering disebut sebagai "forbidden rice", memiliki warna ungu kehitaman pekat karena kandungan antosianin yang sangat tinggi. Kaya akan serat, zat besi, dan antioksidan. Teksturnya kenyal dan sedikit lengket, dengan rasa agak manis. Cocok untuk bubur, puding, atau campuran salad. Tips memasak: rendam minimal 1 jam, gunakan air 1:2,5, dan masak dengan api kecil hingga air terserap dan bulir empuk.

Pentingnya Memilih Jenis Beras yang Tepat

Setiap jenis beras memiliki karakteristik unik yang memengaruhi hasil akhir masakan. Dengan memahami perbedaan tersebut, Anda dapat memilih beras yang paling sesuai dengan hidangan yang akan dibuat. Selain itu, teknik memasak yang tepat—mulai dari perbandingan air, waktu perendaman, hingga proses pengukusan—akan memastikan nasi matang pulen dan tidak mudah basi. Selamat mencoba!

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga