Kue Wajik hingga Nasi Kucing Masuk Daftar Makanan Terburuk Versi TasteAtlas
Kue Wajik dan Nasi Kucing Masuk Daftar Makanan Terburuk

KOMPAS.com — Selera kuliner setiap orang memang bersifat subjektif. Namun ketika makanan tradisional khas suatu negara mendapatkan penilaian rendah di platform global, hal tersebut pasti memicu perbincangan hangat. Baru-baru ini, situs panduan kuliner dunia TasteAtlas kembali merilis daftar kuliner dengan penilaian terendah dari berbagai negara.

Daftar Makanan Indonesia dengan Rating Terendah

Seperti di Indonesia, ada 89 makanan yang mendapatkan rating terburuk atau terendah. Di antara daftar tersebut, terselip beberapa kuliner populer yang sangat akrab dengan keseharian masyarakat tanah air, seperti kue wajik yang manis hingga nasi kucing yang menjadi andalan pencinta angkringan.

Kue wajik, yang terbuat dari beras ketan dan gula merah, sering disajikan dalam acara adat atau sebagai camilan sehari-hari. Sementara nasi kucing, yang merupakan nasi porsi kecil dengan lauk sederhana seperti sambal dan tempe, sangat digemari di warung angkringan.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Reaksi Masyarakat

Daftar ini tentu mengejutkan banyak pihak. Banyak warganet yang mempertanyakan kriteria penilaian TasteAtlas dan menganggap bahwa selera adalah hal yang relatif. Beberapa bahkan membela makanan-makanan tersebut dengan alasan cita rasa yang khas dan nilai budaya yang tinggi.

Meski demikian, TasteAtlas tetap konsisten dengan metodologi penilaiannya yang didasarkan pada ulasan pengguna dan rating dari berbagai sumber. Daftar ini diharapkan dapat menjadi bahan diskusi dan evaluasi bagi para pelaku industri kuliner Indonesia.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga