Gelombang Panas Ekstrem Ancam Perayaan HUT ke-250 AS, 160 Juta Warga Terdampak
Gelombang Panas Ekstrem Ancam HUT ke-250 AS

Gelombang panas ekstrem mengancam perayaan Hari Kemerdekaan 4 Juli di Amerika Serikat, dengan suhu mendekati rekor tertinggi di wilayah timur pada Jumat (3/7) waktu setempat. Menurut Badan Layanan Cuaca Nasional, sekitar 160 juta warga Amerika berada di bawah peringatan panas ekstrem atau sangat panas saat negara itu bersiap memperingati ulang tahun ke-250 kemerdekaannya.

Acara di National Mall Terganggu

Acara perayaan di National Mall—hamparan rumput luas yang membentang dari gedung Kongres hingga Monumen Washington—sebagian ditunda pada Jumat siang karena panas. Seorang wanita muda tampaknya menderita kelelahan akibat cuaca panas dan dievakuasi oleh paramedis. "Ini sepertinya orang ke-30," kata seorang staf acara. "Mereka mungkin harus menutup (acara) ini." Kurang dari 90 menit kemudian, penyelenggara benar-benar menghentikan acara perayaan tersebut.

Parade dan Suhu Ekstrem

Parade Hari Kemerdekaan tahunan di Washington, DC yang dijadwalkan pada Sabtu pagi waktu setempat juga dibatalkan "karena cuaca panas ekstrem," kata penyelenggara. Di Kota New York, indeks panas mencapai 105F (41C) pada Jumat siang hari, sedikit di bawah 115F yang diprediksi oleh badan cuaca.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Rekor Suhu di Seluruh Negeri

Di seluruh negeri, "banyak rekor suhu harian diperkirakan akan terjadi hari ini dan Hari Kemerdekaan, dengan beberapa rekor harian berturut-turut, bulanan, dan sepanjang masa mungkin terjadi," kata Badan Layanan Cuaca Nasional. Gelombang panas ini mengancam perayaan besar di tengah peningkatan frekuensi cuaca ekstrem akibat perubahan iklim.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga