Bulan Ramadhan tahun ini memiliki keunikan tersendiri karena berdekatan dengan perayaan Tahun Baru Imlek dan Rabu Abu bagi umat Katolik. Di tengah momen istimewa ini, seorang perempuan asal Surabaya, Evelyn Hutani (28), menciptakan tradisi pribadi yang menarik perhatian banyak orang.
Kegiatan Rutin Selama Ramadhan
Meskipun beragama Katolik, Evelyn dengan antusias mengikuti kegiatan membeli takjil yang biasa tersedia selama bulan Ramadhan. Aktivitas ini telah menjadi bagian dari rutinitasnya sejak tahun 2024, dan ia kerap membagikan pengalamannya di berbagai platform media sosial.
'War Takjil' sebagai Istilah Khas
Evelyn bahkan menciptakan istilah unik untuk kontennya, yaitu "War takjil Ramadhan". Istilah ini merujuk pada pengalamannya yang harus berebut makanan dengan orang lain jelang waktu berbuka puasa, menciptakan momen seru dan kompetitif dalam memperoleh takjil.
Keterlibatan dalam Budaya Lokal
Kegiatan ini menunjukkan bagaimana Evelyn, meski berasal dari latar belakang agama yang berbeda, turut serta dalam tradisi lokal selama Ramadhan. Hal ini mencerminkan semangat kerukunan dan apresiasi terhadap budaya setempat di Surabaya.
Dampak di Media Sosial
Dengan membagikan pengalamannya, Evelyn tidak hanya menikmati momen 'War Takjil' tetapi juga menginspirasi orang lain untuk terlibat dalam kegiatan serupa. Kontennya menjadi sorotan dan diskusi hangat di kalangan pengguna media sosial.