Prosesi pemakaman mendiang Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, berlanjut hingga hari kelima pada Rabu (8/7/2026). Pada hari itu, peti jenazah Khamenei diarak melewati dua makam suci umat Islam Syiah di Irak, yakni makam Imam Ali di Najaf dan makam Imam Hussein di Karbala.
Ribuan Pelayat Padati Najaf
Ribuan pelayat memadati Kota Najaf sejak Rabu pagi. Prosesi di kota tersebut berakhir di kompleks makam Imam Ali, menantu Nabi Muhammad sekaligus Imam Syiah pertama. Di dalam kompleks makam, para pelayat berdesakan mendekati peti jenazah. Sebagian dari mereka berusaha menyentuh peti sebelum doa dipanjatkan.
Perjalanan ke Karbala
Setelah dari Najaf, iring-iringan jenazah kemudian bergerak menuju Karbala, kota tempat makam Imam Hussein, cucu Nabi Muhammad yang gugur dalam Pertempuran Karbala pada tahun 680 M. Prosesi ini menunjukkan ikatan erat antara Iran dan Irak dalam tradisi Syiah.
Pemakaman Khamenei direncanakan berlangsung selama tujuh hari, dengan serangkaian acara di berbagai kota suci. Ribuan petugas keamanan dikerahkan untuk mengendalikan massa yang diperkirakan mencapai jutaan orang selama prosesi berlangsung.



