Tahun ini, Michelin Guide resmi diluncurkan di Selandia Baru, menandai debut pertama buku panduan kuliner bergengsi ini di kawasan Oseania. Sebanyak 110 tempat makan dari berbagai kota diakui karena kualitas dan keunikannya, berdasarkan inspeksi anonim yang dilakukan selama berbulan-bulan.
Essence Raih Dua Bintang Michelin
Restoran Essence di Queenstown berhasil meraih Two Michelin Stars, menjadikannya satu-satunya restoran di Selandia Baru yang mendapat penghargaan tertinggi dalam edisi perdana ini. Dipimpin oleh Executive Chef Paul Froggatt, restoran yang terletak di bukit dengan pemandangan Danau Whakatipu ini menyajikan dua menu pilihan yang menampilkan produk-produk premium Selandia Baru sesuai musim, dengan teknik masak modern dan kreatif.
"Bagi Essence ini seperti sebuah mimpi untuk menerima bukan One Michelin Star, tetapi Two Michelin Stars. Penghargaan ini menjadi milik setiap orang yang melangkah masuk pintu dapur kami, dari staf dapur yang berbakat, penerima tamu, hingga pemasok dan petani. Cerita rasa Selandia Baru menurut pendapat kami adalah salah satu yang paling menarik di dunia, dan kami sangat bangga menjadi bagiannya," ujar Paul Froggatt dalam rilis yang diterima detikFood (8/7).
14 Restoran Raih Satu Bintang Michelin
Selain Essence, sebanyak 14 restoran lainnya di Selandia Baru mendapat One Michelin Star. Berikut daftar lengkapnya:
- Auckland: Ahi., Mudbrick, Paris Butter, Tala, The Estate
- Wellington: Jano Bistro, Logan Brown, Ortega
- Christchurch: Inati, Tussock Hill
- Queenstown: Amisfield, Kika, Rātā, Sherwood
Bib Gourmand dan Michelin Guide Selected
Sebanyak 35 restoran diakui dalam kategori Bib Gourmand karena menawarkan makanan enak dengan harga terjangkau. Sementara itu, 60 restoran lainnya masuk dalam Michelin Guide Selected karena keunggulan kulinernya. Total 110 restoran yang diakui tersebar di Auckland, Wellington, Christchurch, dan Queenstown.
Menurut Gwendal Poullennec, International Director Michelin Guide, sangat jarang dalam peluncuran perdana mereka memberikan begitu banyak Michelin Stars pada restoran. Hal ini membuktikan bahwa kinerja kuliner di Selandia Baru mengesankan. "Destinasi ini menyajikan lebih dari sekadar pilihan restoran yang luar biasa: bagi Inspektur kami, ini mengungkapkan peta kuliner kontemporer yang dibentuk oleh lingkungan yang unik dan budaya makan yang selaras dengan alam," ujarnya.
Dampak Peluncuran Michelin Guide
Peluncuran Michelin Guide di Selandia Baru dinilai mampu memberi sorotan pada faktor-faktor yang membuat masakan Selandia Baru unik, mulai dari penggunaan produk lokal berkualitas tinggi, bahan segar dari alam, hingga filosofi kuliner yang menghormati esensi bahan. Setiap kota menampilkan sisi berbeda dari budaya dan kulinernya, dengan kemurnian sebagai benang merah yang sama.
Dengan pengakuan ini, restoran-restoran di Selandia Baru diharapkan semakin dikenal di panggung global, menarik lebih banyak wisatawan kuliner, dan memperkuat reputasi negara tersebut sebagai destinasi gastronomi dunia.



