Tagana Sumbawa Beraksi Cepat, Sediakan 1.800 Porsi Makanan untuk Korban Kebakaran
Tagana Sediakan 1.800 Porsi Makanan untuk Korban Kebakaran

Tagana Sumbawa Bergerak Cepat, Siapkan Ribuan Porsi Makanan untuk Korban Kebakaran

Jakarta - Taruna Siaga Bencana (Tagana) kembali membuktikan perannya sebagai garda terdepan dalam penanganan bencana. Di momen Idulfitri, personil Tagana di Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB), dengan penuh dedikasi bahu-membahu mendirikan dapur umum dan menyiapkan kebutuhan mendesak bagi korban kebakaran yang melanda daerah tersebut.

Panggilan Jiwa di Tengah Bencana

"Ini panggilan jiwa kami, terlebih saat daerah kami di Sumbawa dilanda bencana," tegas Ketua Forum Komunikasi (FK) Tagana Kabupaten Sumbawa, Dedi Susanto, dalam keterangan tertulisnya pada Selasa (24/3/2026). Pernyataan ini mengungkapkan komitmen mendalam para relawan yang siap beraksi kapan pun dibutuhkan.

Kebakaran yang terjadi pada Sabtu (21/3) dini hari di Desa Kalimango, Kecamatan Alas, langsung direspons cepat oleh Tagana. Mereka segera berkoordinasi dengan Dinas Sosial setempat dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk memastikan penanganan yang terstruktur.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Dapur Umum Beroperasi dalam Satu Jam

Dedi menjelaskan bahwa setelah mendapat arahan untuk mendirikan dapur umum, sesuai dengan prosedur tetap (protap), timnya sudah berada di lokasi bencana dalam waktu satu jam setelah kejadian. Kecepatan respons ini menjadi kunci dalam memberikan bantuan tepat waktu kepada warga yang terdampak.

Bersama 20 personil Tagana lainnya, mereka bekerja secara bergantian untuk memasak dan memenuhi kebutuhan makan tiga kali sehari bagi para korban. Hingga saat ini, dapur umum tersebut telah berhasil memproduksi sekitar 1.800 porsi makanan yang didistribusikan melalui RT/RW setempat.

Kolaborasi dengan Berbagai Pihak

Selain Tagana, upaya penanganan bencana ini juga melibatkan berbagai elemen masyarakat. "Para pendamping, SDM PKH, dan pilar sosial lainnya juga turut membantu. Dukungan juga datang dari TNI dan Polri," kata Dedi. Kolaborasi ini menunjukkan solidaritas yang kuat dalam menghadapi musibah.

Kebakaran di Desa Kalimango telah menghanguskan 31 rumah dan berdampak pada 129 jiwa. Saat ini, warga yang terdampak mengungsi di rumah keluarga, sehingga tidak memerlukan posko pengungsian khusus.

Bantuan Tahap Pertama dari Kemensos

Sebagai bentuk dukungan lebih lanjut, Kementerian Sosial (Kemensos) melalui Gudang Dinas Sosial Kabupaten Sumbawa telah menyalurkan bantuan tahap pertama. Bantuan ini meliputi:

  • 17 lembar kasur
  • 40 paket makanan siap saji
  • 32 paket makanan anak
  • 17 lembar tenda gulung (terpal)
  • 9 paket sandang dewasa
  • 21 paket sandang anak

Dengan aksi cepat dan kerja sama yang solid, Tagana dan berbagai pihak terkait terus berupaya meringankan beban warga terdampak, membuktikan bahwa semangat kebersamaan tetap hidup bahkan di tengah ujian bencana.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga