Seleksi Ketat Hewan Kurban untuk Korban Banjir Aceh
Seleksi Ketat Hewan Kurban untuk Korban Banjir Aceh

Lembaga amil zakat nasional Dompet Dhuafa akan menyalurkan 200 hewan kurban kepada para korban banjir di Provinsi Aceh. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, Dompet Dhuafa bekerja sama dengan peternakan kambing Sultan Muda Farm yang berlokasi di Desa Ceumpeudak, Kecamatan Tanah Jambu Aye, Kabupaten Aceh Utara. Sebelum didistribusikan, Dompet Dhuafa melakukan pengawasan kualitas secara ketat guna memastikan setiap hewan kurban memenuhi syarat yang telah ditentukan. Liputan6.com berkesempatan mengunjungi mitra kandang Dompet Dhuafa pada Rabu, 29 April 2026.

Kandang Panggung untuk Kesehatan Hewan

Kandang-kandang milik Sultan Muda Farm dibangun dengan konsep panggung. Konsep ini memberikan keuntungan berupa kebersihan yang lebih baik karena kotoran dan urine tidak menumpuk di lantai kandang. Hal ini dapat mencegah penyakit cacingan dan gangguan kulit pada hewan. Selain itu, kandang panggung memberikan perlindungan lebih baik bagi hewan ternak dari cuaca ekstrem dan predator. Risiko kedinginan atau kelembaban akibat tanah becek dapat diminimalkan secara signifikan.

"Memang kambing sehat yang bisa buat kurban. Dengan menjaga kesehatan kambing, itu akan memberikan kualitas daging kambing yang layak," ujar peternak kambing Sultan Muda Farm, Agus Sri, kepada Liputan6.com.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Perawatan Intensif Sebulan Sebelum Iduladha

Kemitraan antara pemilik kandang dengan Dompet Dhuafa dimulai satu bulan sebelum Hari Raya Iduladha. Selama periode ini, perawatan terhadap 200 kambing benar-benar diperhatikan secara saksama. Mulai dari kualitas dan pola pakan, memastikan kambing tidak mengalami stres, serta tidak memiliki cacat pada mata, gigi, dan kuku. "Kami melakukan pemeriksaan terhadap kambing-kambing. Untuk pakan, dalam sehari menghabiskan pupuk 20 persen, sisanya konsentrat," lanjut Agus.

Distribusi ke Lokasi Terdampak Bencana

Ratusan kambing tersebut rencananya akan didistribusikan ke beberapa daerah di Aceh, yaitu Kabupaten Pidie Jaya, Kuala Simpang Aceh Tamiang, Langkahan, dan Sawang Aceh Utara. Agus menjelaskan bahwa bobot kambing kurban juga memiliki ketentuan khusus. Hanya hewan dengan berat antara 23 kilogram hingga 32 kilogram yang akan diambil. "Domba yang memenuhi syarat antara 23 kg sampai 25 kg. Kemudian 26 kg sampai 28 kg, dan bobot 29 kg sampai 32 kg," tutur Agus.

Menurutnya, pola kemitraan yang dijalankan Dompet Dhuafa sangat membantu para peternak di Desa Ceumpeudak. Terlebih lagi, wilayah ini merupakan salah satu desa yang paling parah terdampak banjir bandang pada tahun 2025. Agus berharap kerja sama dengan Dompet Dhuafa dapat berlanjut secara berkesinambungan. "Kami bersyukur dari Dompet Dhuafa kerja sama dengan Sultan Muda Farm. Karena kondisi Aceh yang belum stabil, komunitas-komunitas ini mengadakan kurban, kami merasa senang dengan adanya Dompet Dhuafa bisa membantu banyak orang," pungkasnya.

Partisipasi Influencer Bule Barbie

Influencer Bule Barbie turut serta dalam kegiatan pengecekan ke mitra kandang Dompet Dhuafa. Wanita bernama asli Dasha Gartman ini menceritakan pengalamannya. "Kita cek kesehatan kambing sama domba. Kita lihat kakinya, matanya, berat badannya. Dan kita kasih makan," kata Dasha dengan antusias. Momen lucu yang dialami Dasha adalah saat baru tiba di lokasi kandang, kambing-kambing serentak mengembik. "Waktu aku pertama kali masuk, mbek mbek, lucu banget," tuturnya.

Bagi Dasha, berbagi kebahagiaan dengan cara menyalurkan hewan kurban kepada para korban banjir di Aceh merupakan hal yang luar biasa. "Itu menurut aku hebat banget, karena Dompet Dhuafa membantu korban banjir di Aceh dan dapat kesempatan ngasih daging di waktu yang sangat indah Iduladha. Jadi ini menurutku luar biasa," pungkasnya.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga